Para Aktivis KOPHI Nusantara
Koalisi Pemuda Hijau (KOPHI) Universitas Negeri Lampung

Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) lahir sebagai wadah untuk mempersatukan generasi muda yang peduli dan tanggap terhadap lingkungan demi Indonesia yang lestari. Mimpi-mimpi Kophi yang besar kepada lingkungan, menyadarkan jiwa muda kami yang sempat tertidur lelap untuk kembali bangun dan bergerak meninggalkan zona nyaman untuk merubah lingkungan melalui tangan dan kekuatan kami dengan melakukan kegiatan-kegiatan kecil untuk lingkungan.
Tanpa tersadar seringkali kita terlalu larut dengan kesibukan kita sendiri, mengganggap adalah tugas “dia” bukan “saya” untuk membersihkan dan merawat lingkungan sekitar. Mengabaikan keperdulian terhadap lingkungan dan berpura-pura lupa bahwa kita hidup dari lingkungan, serta mencoba menutup mata bahwa ketidakperdulian kita lambat laun dapat mengancam kehidupan saat ini serta generasi di masa depan. Semakin sedikitnya jumlah pohon di Lampung dan khususnya Bandar Lampung memanggil jiwa kami untuk mengganti posisi pohon-pohon yang telah sengaja dirusak dengan pohon yang baru dan dipenuhi harapan-harapan indah terhadap lingkungan.
Kenyataan ini menarik kami Kophi (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) Lampung bersama sahabat Kophi (volunteer) untuk bergerak dengan membuat kegiatan bertema “Hijaukan Lampungku”. Momentum 14 Februari 2013 kami manfaatkan untuk menyatakan cinta dan kasih kepada lingkungan dengan menanam pohon yang kami sebut sebagai “pohon harapan” di areal Universitas Lampung.
Anggota dan sahabat Kophi yang berpartisipasi dalam kegiatan ini menanam bibit pohon di lahan yang telah disediakan, serta menuliskan sendiri harapannya bagi Indonesia, kemudian menggantungkan harapan tersebut di pohon yang ditanamnya sendiri. Setiap sahabat Kophi yang telah menanam pohon harus bertanggung jawab untuk menyiram serta merawat pohonnya sendiri setiap hari hingga tumbuh besar. Bertumbuhnya umur pohon harapan yang

dimiliki oleh setiap sahabat Kophi, semoga dapat juga menumbuhkan serta menguatkan akar akan rasa cinta kepada lingkungan, dan melahirkan generasi penerus yang peka terhadap jeritan alam.
Selain itu pada tanggal 19 Februari 2013, Kophi (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) Lampung diundang untuk melakukan pelatihan pengelolaan sampah. Kegiatan yang berbasis UMKM Mengolah Sampah Menjadi Barang Berguna dilakukan di Kelurahan Desa Way Tataan-Teluk Betung, dengan tema “ Dari Sampah Menjadi Emas”.
Acara yang digagas oleh mahasiswa KKN Universitas Negeri Lampung (Unila) ini mengundang Kophi Lampung untuk memberikan pelatihan terhadap ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKN Unila di daerah tersebut. Pelatihan pengolahan sampah dititik beratkan pada pengolahan sampah plastik. Sampah plastik tersebut diolah menjadi produk berupa gantungan kunci berbentuk ikan. Pelatihan tersebut dipraktekkan langsung oleh Ezed Qyoko Wahyuni (Ketua Kophi Lampung) dan diikuti anggota Kophi Lampung yang lain untuk mendampingi dan memberi pengarahan terhadap ibu-ibu PKK.Terlihat antusiasme dari ibu-ibu PKK dalam kegiatan tersebut. Pelatihan berbasis pengelolaan sampah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas warga Kelurahan Desa Way Tataan-Teluk Betung, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan terutama dalam hal pengelolaan sampah.
Dua kegiatan tersebut baik penanaman maupun pemberian materi pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Kophi Lampung merupakan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Di harapakan kedua kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk peka dan berani mengambil tindakan demi mewujudkan lingkungan sekitar yang hijau dan lestari