Mengapa Jati

Bila dibandingkan dengan jenis kayu pertukangan lainnya, harga kayu jati memang relatif jauh lebih mahal. Banyak orang yang beranggapan alasan mengapa harga kayu jati menjadi mahal karena faktor masa tumbuhnya yang sangat lama. Alasan ini memang ada benarnya, karena semakin tua kayu jati tersebut semakin besar volumenya dan tentu saja semakin padat serat kayunya, namun faktanya, masih banyak jenis kayu pertukangan lainnya yang juga memiliki masa tumbuh yang lama, tapi harganya lebih murah daripada kayu jati (dalam kondisi ukuran yang sama), salah satunya adalah Sonokeling.

Ada beberapa faktor penting lain yang  menjadi penyebab harga kayu jati menjadi mahal yakni faktor banyaknya permintaan,  karena kayu jati terkenal dengan kualitasnya yang meliputi kekuatan, keawetan, keindahan, dan kemudahan proses pengerjaannya dan kualitas ini merupakan kelebihan dari kayu jati, sebab hal ini tidak terdapat di jenis kayu lainnya.

Tingkat kekuatan : kayu jati terbukti sangat kuat dan juga tahan terhadap pengaruh cuaca seperti panas dan hujan. Hal ini membuat kayu jati selalu menjadi pilihan utama bagi industri-industri permebelan untuk memproduksi berbagai jenis furniture baik furniture indoor maupun outdoor.

Tingkat keawetan : tingkat keawetan kayu jati sudah diakui diseluruh dunia, pertama kayu jati ini tidak mudah lapuk, kedua kayu jati tidak mudah berubah bentuk oleh perubahan cuaca, walaupun ditempatkan di tempat yang lembab bahkan tanpa melalui proses pengawetan,  ketiga kayu ini tidak disukai oleh rayap atau serangga perusak kayu lainnya, bagi anda yang mempunyai perabot kayu jati dirumah, mungkin anda tidak pernah memperhatikan, tapi cobalah perhatikan bukankah perabot anda masih tetap kuat dan utuh? Nah tingkat keawetan seperti ini sangat sulit ditemukan pada jenis kayu lainnya.

Mengapa Jati

mengapa2-1-Indonesia

Tingkat Keindahan : kayu jati memiliki nilai dekoratif yang sangat tinggi, tidak bisa dibandingkan dengan kayu lainnya. Dengan kehalusan tekstur dan keindahan warna kayunya, jati digolongkan sebagai kayu mewah. Oleh karena itu, jati banyak diolah menjadi furniture, kerajinan, panel, dan anak tangga yang berkelas. Karena itulah kayu jati selalu menjadi pilihan utama untuk memproduksi jenis produk yang berkualitas baik, bahkan perabot jati kalo dibersihkan dengan benar semakin lama semakin mengkilap warnanya.
Tingkat Kemudahan proses pengerjaannya : kayu jati merupakan jenis kayu pertukangan yang sangat mudah dikerjakan. Meskipun keras dan kuat, kayu jati mudah dipotong dan dikerjakan,  sehingga disukai untuk membuat furniture , veneer maupun parquet dan ukir-ukiran. Kayu yang diampelas halus memiliki permukaan yang licin dan seperti berminyak karena itulah kebanyakan para pekerja atau tukang lebih suka mengerjakan kayu jati dari pada mengerjakan jenis kayu pertukangan lainnya seperti akasia ataupun kayu merbau.

Dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya tersebut, kayu jati selalu menjadi primadona di pasar komoditas dan selalu berada diurutan teratas dalam daftar buruan industri-industri perkayuan dan permebelan. Hal ini berdampak pada tidak seimbangnya antara permintaan dari industri-industri perkayuan dan permebelan dengan ketersediaan kayu jati itu sendiri. Dan disini hukum pasar yang menyebutkan permintaan yang tinggi akan menyebabkan harga barang menjadi naik atau mahal akan berlaku. Jadi semakin banyak permintaannya maka harga kayu jati akan semakin mahal.