12 Contoh Simbiosis Komensalisme Antara Tanaman dan Hewan, Simak Perbedaannya

Read Time:5 Minute, 29 Second

harfam.co.id, Jakarta Simbiosis adalah interaksi antara dua organisme berbeda yang hidup bersama, dalam hubungan yang saling menguntungkan. Ada beberapa jenis simbiosis, salah satunya adalah simbiosis komensalisme. Pada simbiosis komensalisme, organisme yang satu memberikan keuntungan bagi organisme yang lain tanpa memberikan dampak positif maupun negatif.

Contoh simbiosis komensalisme adalah hubungan antara remora dan hiu. Remora adalah ikan kecil yang dapat menempel pada tubuh hiu dengan menggunakan siripnya yang telah dimodifikasi. Ikan remora mendapat manfaat dari perlindungan dan akses terhadap sisa makanan saat hiu mencari makan. Sedangkan hiu tidak terpengaruh dengan kehadiran Remora dan bisa bergerak bebas.

Contoh simbiosis komensalisme lainnya adalah hubungan antara burung dan mamalia besar, seperti kerbau atau rusa. Burung sering ditemukan bertengger di tubuh mamalia tersebut, mencari makanan seperti serangga di kulit atau bulu mamalia tersebut. Burung mendapat manfaat dari makanan yang diterimanya, sedangkan mamalia tidak terpengaruh oleh kehadiran burung.

Contoh simbiosis komensalisme juga dapat ditemukan pada hubungan tumbuhan dan hewan. Misalnya laba-laba membangun sarang di pepohonan. Laba-laba mendapatkan perlindungan dari predator dengan bersarang di area tersebut, sedangkan tanaman tidak terpengaruh secara positif maupun negatif oleh kehadiran laba-laba.

Pada simbiosis komensalisme, satu organisme diuntungkan tanpa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap organisme lain. Berikut daftar contoh simbiosis komensalisme yang dirangkum harfam.co.id pada Rabu (15/5/2024) dari berbagai sumber.

Bangau Atlantik memiliki hubungan yang menarik dengan kelinci yang hidup di Samudera Atlantik. Seringkali burung puffin menggunakan liang yang digali kelinci sebagai tempat istirahat atau tidur. Dalam hal ini burung puffin mendapat manfaat langsung karena memiliki tempat peristirahatan yang baik dan terlindung dari faktor lingkungan, sedangkan bagi kelinci kehadiran burung puffin tidak banyak membawa manfaat atau kerugian. 2. Katak dan pohon

Katak sering tinggal di bawah pohon saat cuaca buruk, seperti hujan lebat atau angin kencang. Pepohonan memberi mereka perlindungan yang baik. Dalam interaksi yang sederhana namun penting ini, katak jelas mendapat manfaat dari perlindungan yang diberikan oleh pepohonan, sementara pohon tidak terlalu terpengaruh oleh keberadaan katak di dekatnya. 3. Ikan nemo dan anemon laut

Hubungan ikan nemo dengan anemon laut merupakan contoh menarik dari simbiosis komensalisme pada organisme laut. Ikan nemo sangat diuntungkan dengan adanya anemon laut sebagai tempat berlindung dari predator dan ancaman lainnya, sedangkan bagi anemon laut, keberadaan ikan nemo tidak memberikan dampak positif maupun negatif. 4. Protozoa dan rayap

Protozoa, organisme mikroskopis yang hidup di dalam perut rayap, berperan penting dalam penguraian bantalan kayu. Dengan melakukan hal ini protozoa mendapat manfaat dari lingkungan yang baik dan melimpahnya nutrisi yang disediakan oleh tubuh rayap, sedangkan rayap tidak terlalu terpengaruh oleh keberadaan protozoa di ususnya. 5. Cacing pipih dan kepiting

Hubungan simbiosis komensalisme antara cacing pipih dan kepiting terjadi ketika cacing pipih menempel pada tubuh kepiting untuk mengonsumsi makanan yang tersedia di sekitarnya. Dalam proses ini, cacing memanfaatkan persediaan makanan kepiting tanpa menimbulkan banyak manfaat atau kerugian bagi kepiting. 6. Anggrek dan pohon tinggi

Anggrek sering tumbuh di pohon yang tinggi untuk mendapatkan sinar matahari dan nutrisi yang cukup. Pohon yang tinggi merupakan tempat terbaik bagi anggrek untuk tumbuh dan berkembang tanpa masalah serius. Dalam hal ini bunga anggrek sangat diuntungkan dengan adanya lingkungan yang dapat memenuhi kebutuhannya, sedangkan kehadirannya tidak memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap pohon tempat bunga tersebut hidup.

Simbiosis komensalisme antara hiu dan ikan remora menjadi contoh menarik dalam kehidupan laut. Ikan remora yang sering berenang mendekati hiu mendapat banyak manfaat dari hubungan ini. Selain mencari sisa makanan yang dihasilkan hiu, ikan remora juga mencari perlindungan bagi hewan laut lainnya karena dekat dengan hiu. Di sisi lain, keberadaan ikan remora tidak merugikan hiu karena hubungan tersebut membantu menjaga kulit hiu bebas dari patogen atau penyakit yang masuk ke dalam tubuhnya. 8. Udang dan teripang.

Pada biota laut, komensalisme juga ditemukan pada kepiting dan teripang. Ikan yang mampu memanjat teripang memanfaatkan nutrisi yang dikeluarkan teripang dengan memakan plankton dan bahan organik lainnya. Teripang, meski tidak mendapat manfaat langsung dari kehadiran kepiting, namun tidak dirugikan dengan kehadiran kepiting yang hanya mencari makan dari pecahan yang tidak mereka konsumsi. 9. Ikan gobi dan bulu babi

Di lingkungan terumbu karang, terdapat hubungan simbiosis komensal antara ikan gobi dan bulu babi. Ikan gobi, yang tubuhnya kecil dan dapat ditangkap oleh predator, menemukan perlindungan efektif di antara duri-duri berbisa yang mengelilingi tubuh bulu babi. Selain itu, ikan gobi juga menggunakan racun yang terdapat di sekitar bulu babi untuk mengusir predator kecil yang mencoba memangsanya. Meski bulu babi tidak mendapatkan manfaat langsung dari kehadiran ikan gobi, namun hubungan ini tidak menimbulkan masalah bagi bulu babi. 10. Serigala Emas dan Harimau

Di darat, contoh simbiosis komensalisme dapat ditemukan antara serigala emas dan harimau. Serigala emas, yang terkadang terpisah dari kawanannya, sering kali mengikuti singa dari belakang. Tujuannya jelas: mendapatkan sisa makanan dari hewan yang ditangkap atau dilepaskan singa. Hubungan ini menguntungkan serigala tanpa mengganggu aktivitas atau keberadaan singa. 11. Kuntul adalah hewan ternak herbivora.

Di ekosistem darat, kuntul mendapat manfaat dari keberadaan hewan penggembala seperti sapi atau kuda. Saat hewan memakan rumput, gerakannya membangunkan serangga di dekatnya. Sapi memanfaatkan situasi tersebut dan memakan serangga tersebut. Meskipun ternak herbivora tidak mendapatkan manfaat langsung dari keberadaan burung kuntul, namun hubungan ini tidak menimbulkan masalah bagi ternak tersebut. 12. Kalajengking tak bersengat dan kumbang raksasa

Di daerah kering, kalajengking tak bersengat sering mencari perlindungan di bawah sayap kumbang. Kumbang besar, dengan tubuh kuat dan sayap lebar, menyediakan habitat yang baik bagi kalajengking tanpa cela. Dalam pertukaran ini, kalajengking yang tidak menyengat mendapat manfaat dari perlindungan yang diberikan oleh serangga tersebut, tanpa merugikan atau menguntungkan serangga tersebut.

Komensalisme adalah jenis hubungan simbiosis antara dua spesies, dimana satu spesies diuntungkan, sedangkan spesies lainnya tidak diuntungkan dan tidak dirugikan. Dalam istilah komensalisme, organisme yang mendapat keuntungan sering disebut komensal, sedangkan organisme yang tidak terpengaruh disebut inang.

Komensalisme adalah fenomena di mana suatu spesies memanfaatkan spesies lain untuk keuntungannya sendiri, tanpa menimbulkan dampak negatif atau destruktif terhadap spesies inangnya. Hubungan ini mungkin muncul secara kebetulan, atau mungkin timbul karena manfaat yang diperoleh suatu spesies dari hubungan tersebut. Dalam kasus komensalisme, spesies komensal, atau spesies yang mendapat manfaat dari hubungan tersebut, memperoleh makanan, tempat berlindung, atau sumber daya lain dari spesies inang tanpa membahayakan atau memberikan manfaat bagi inangnya.

Perlu diketahui juga bahwa meskipun simbiosis komensalisme tidak bersifat politis, namun terdapat perbedaan besar antara simbiosis mutualisme dan parasitisme. Misalnya simbiosis adalah hubungan menguntungkan antara dua organisme yang berbeda spesies. Kedua belah pihak mendapatkan keuntungan dari hubungan ini. Misalnya kupu-kupu menghisap nektar dari bunga, sedangkan bunga diserbuki dengan gerakan kupu-kupu. Di sisi lain, simbiosis parasitisme adalah situasi di mana satu kelompok diuntungkan sementara kelompok lainnya dirugikan. Contohnya adalah hubungan antara nyamuk dan manusia. Nyamuk mendapat keuntungan dengan menghisap darah manusia sekaligus merugikan manusia karena dapat menimbulkan penyakit yang serius. 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 5 Superyacht Termahal di Dunia, Ada yang Terbuat dari Tulang Dinosaurus
Next post Magang di Freeport Sulit Ditembus? Ini Tips dari Mahasiswa Unair