Bank Mandiri Bidik Distribusi ORI025 Tembus Rp 3 Triliun

Read Time:4 Minute, 6 Second

harfam.co.id, Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terus menerbitkan obligasi komersial pemerintah (ORI) ORI025. Alat ini akan tersedia mulai Senin, 29 Januari 2024 hingga 22 Februari 2024 pukul 10.00 WIB.

SVP Wealth Management Bank Mandiri Sista Pravethi Bank Mandiri berencana menjual ORI025 hingga Rp 3 triliun ke Bank Mandiri, untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Mandiri menyasar seluruh masyarakat dan nasabah, baik yang membeli trading SBN maupun yang tidak. .

Efektifnya, Bank Mandiri akan terus mengedukasi nasabah akan pentingnya berinvestasi dan manfaat ORI025.

“Pembagian ORI025 ini merupakan salah satu komitmen Bank Mandiri dalam mendukung upaya APBN menuju pembangunan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan solusi keuangan dan investasi yang komprehensif kepada nasabah dan perkembangan teknologi di era digital,” kata Sista, Rabu. (31/1/2024) mengatakan dalam keterangannya.

Dengan terus memberikan saran investasi, Bank Mandiri berharap penjualan SBN akan terus tumbuh di masa depan. Pendidikan ini disebarkan tidak hanya kepada masyarakat dalam negeri namun juga kepada para ekspatriat dan pekerja Indonesia di luar negeri melalui program Livin Around the World yang sudah dilakukan oleh perusahaan.

Sebagai Mitra Penjualan SBN Kementerian Keuangan, Sista mengatakan Banki Mandiri siap sukses memasarkan produk baru SBN tahun ini. Sedangkan pada tahun 2023, Bank Mandiri berhasil menjual 22,8 juta SBN.

“Harga tersebut akan tumbuh sebesar 60 persen year-on-year dari penjualan produk SBN pada tahun 2022 dan berkontribusi lebih dari 60 persen total penyaluran SBN ke Bank Mandiri,” kata Sista.

Menariknya, penjualan melalui Sista, Livin’, dan Mandiri baru dimulai pada Maret 2023 dan bank berhasil menyalurkan 64 persen atau Rp 14,5 triliun penjualan ke Mandiri. Produk investasi ORI025 dapat dipesan dengan nominal mulai dari Rp 1 juta dan kelipatannya melalui Livin’ dan Mandiri.

Terdapat dua pilihan waktu yaitu 3 tahun (ORI025-T3) dan 6 tahun (ORI025-T6). Sebaliknya, tingkat kupon ORI025-T3 dan ORI025-T6 masing-masing sebesar 6,25 persen dan 6,40 persen bersifat kupon tetap (fixed rate). Pembayaran kupon akan dilakukan pada tanggal 15 setiap bulan mulai tanggal 15 April 2024.

Sedangkan tanggal jatuh tempo kedua obligasi tersebut adalah pada tanggal 15 Februari 2027 dan 15 Februari 2030, sedangkan tanggal pelunasan ORI025 adalah tanggal 26 Februari 2024 dan tanggal pelunasan adalah tanggal 28 Februari 2024. ORI025 merupakan obligasi pemerintah yang dapat dijual di pasar sekunder dan mencantumkan kode Single Investor Number (SID) tiga digit hanya untuk investor dalam negeri/lokal.

Seperti disebutkan sebelumnya, Pemerintah melalui Direktur Jenderal Keuangan dan Cadangan (DJPPR) resmi membuka masa tender Surat Utang Negara (ORI) ORI025 pada hari ini Senin (29/1/2024) dengan bunga 6,40% per tahun. Pukul 09.00 WIB.

Periode penyerahan berlangsung hingga 22 Februari 2024 pukul 10.00 WIB. ORI025 diterbitkan dalam dua versi, yaitu 0RI025T3 dengan masa berlaku 3 tahun dan ORI025T6 dengan masa berlaku 6 tahun.

ORI025T3 ditawarkan dengan kupon sebesar 6,25% per tahun, sedangkan ORI025T6 ditawarkan dengan kupon sebesar 6,40%. Kedua penjualan tersebut dikategorikan ke dalam jenis kupon tertentu atau tarif tertentu.

Dengan demikian, tanggal hasil penjualan adalah 26 Februari 2024 dan tanggal penyelesaiannya adalah 28 Februari 2024. Selain itu, jangka waktu 3 tahun akan berakhir pada tanggal 15 Februari 2027 dan jangka waktu 6 tahun akan berakhir pada tanggal 15 Februari 2030.

Selain itu, kupon pertama akan dibayarkan pada tanggal 15 April 2024 dan akan dibayarkan pada tanggal 15 setiap bulannya. Minimal pemesanan ORI025 untuk dua tenant adalah Rp 1 juta dan Rp 5 miliar untuk jangka waktu 5 tahun dan Rp 10 miliar untuk jangka waktu 6 tahun.

Sebelumnya, pemerintah menyelenggarakan upacara pembukaan lelang Barang Pemerintah (ORI) ORI025T3 dan ORI025T6 yang dilaksanakan di Bintaro Jaya Exchange Mall 1 Tangsel pada Minggu (28/1/2024).

Pemaparan ORI025T3 dan ORI025T6 kali ini mengusung tema “Value Options to Meet Future Commitments”. Seri ORI025T3 dan ORI025T6 resmi diluncurkan oleh Chief Financial Officer, Suminto.

Perubahan ekonomi

Direktur Jenderal Manajemen Keuangan dan Risiko menyampaikan kinerja APBN tahun 2023 tetap kuat dan sehat yang merupakan investasi yang baik untuk mengawali tahun 2024. APBN akan terus berperan sebagai shock absorber untuk mengatasi tantangan masa depan dan mendukung transformasi perekonomian. Alat kesadaran sosial.

Investasi adalah cara masyarakat mempertahankan daya beli serta komitmen dan aspirasinya di masa depan. Ada berbagai cara untuk berinvestasi pada perusahaan dan salah satunya adalah ORI. Suminto menyampaikan, “Tema ORI025T3 dan ORI025T6 tahun ini adalah ‘Pilihan Berharga untuk Memenuhi Janji Masa Depan’. Kita sebagai manusia pasti mempunyai impian yang ingin kita wujudkan.”

Katanya, seringkali kita menjanjikan mimpi-mimpi tersebut sebagai janji masa depan. ORI025T3 dan ORI025T6 merupakan pilihan berharga yang dapat mewujudkan impian dan harapan kita di masa depan.

Ditegaskannya, ORI025T3 dan ORI025T6 merupakan instrumen investasi yang aman, disetujui pemerintah, dan bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat Indonesia.

ORI025 merupakan penawaran umum saham umum (SUN) 2024 yang pertama di antara tiga program perdagangan SUN yang diterbitkan sepanjang tahun ini, ujarnya.

Sebagai informasi, bagi peminat investasi ORI025T3 dan ORI025T6 kini bisa mendaftar dengan menghubungi 27 mitra distribusi yang berkomitmen mengirimkan produk yang dibeli melalui sistem elektronik (layanan online).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post
Next post Makin Ngeri, OpenAI Bisa Kloning Suara Manusia Cuma dari Sampel Audio 15 Detik