Bank Mega Syariah Bidik Transaksi Kartu Kredit Rp 20 Miliar di Ramadan 2024

Read Time:3 Minute, 21 Second

harfam.co.id, Jakarta Bank Mega Syariah berencana meraih pendapatan transaksi kartu kredit Kartu Syariah sebesar Rp 20 miliar di bulan Ramadhan 2024.

Tujuan tersebut tercapai karena pembiayaan konsumsi merupakan salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan selama Ramadhan. Permintaan kendaraan, perumahan dan pembiayaan konsumen lainnya meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas belanja selama bulan suci ini.

Misalnya berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maret 2023 yang merupakan awal Ramadhan, kredit konsumer ke bank umum meningkat 0,84% dibandingkan Februari. Padahal pada bulan Januari 2023 hasilnya negatif sebesar 0,10% dibandingkan bulan Desember 2022.

Tren serupa juga terjadi pada pembiayaan bank umum dan entitas syariah pada Maret 2023 yang meningkat 1,26% dibandingkan bulan sebelumnya. Rekor ini lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada bulan Januari yang sebesar 0,49%. dan Februari 1,17 persen (bulan ke bulan).

Eva Dahlia Kusumawati, Head of Sharia Card Business Bank Mega Syariah, optimistis pembiayaan konsumsi Bank Mega Syariah selama bulan Ramadhan juga akan meningkat, khususnya di sektor ritel.

“Bank Mega Syariah berencana melakukan pembelian lebih dari 2.500 kartu baru dan meningkatkan nilai transaksi Kartu Syariah secara signifikan, dan diharapkan nilai transaksi di bulan Ramadhan bisa di atas Rp 20 miliar,” kata Eva, Senin (18 Maret 2024). .

Sebagai bagian dari ekspansi tersebut, Bank Mega Syariah juga meluncurkan berbagai program diskon bagi pengguna kartu Syariah. Misalnya diskon hingga PLN 200.000. IDR di toko online seperti Shopee dan Blibli.com. Diskon hingga 50% setiap kali berbelanja di berbagai toko kelontong seperti Baskin Robbins, Wendy’s dan Coffee Bean and Tea Leaf.

Eva menjelaskan, sejak soft launching pada April hingga Desember 2023, sudah lebih dari 10.000 kartu syariah yang dirilis. Bank Mega Syariah berencana menerbitkan kartu syariah sebanyak 25.000 kartu pada akhir tahun 2024, meningkat 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pengembangan ekosistem keuangan syariah di Indonesia, serta memberikan kesempatan yang lebih luas dan beragam kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keuangannya sesuai dengan prinsip syariah,” tutupnya.

Sebelumnya, kondisi ekonomi yang tidak menentu dan meningkatnya biaya hidup menyebabkan masyarakat kelas menengah menghabiskan tabungan atau berkorban. Menyerahkan tabungan adalah suatu kondisi di mana individu membelanjakan lebih dari pendapatannya dan karena itu terpaksa menggunakan tabungannya.

Di tengah fenomena penarikan tersebut, Bank Mega Syariah menyatakan jumlah masyarakat yang menggunakan produk simpanan alias nasabahnya mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari jumlah akun (NoA) yang terus bertambah.

Direktur Departemen Perencanaan Keuangan dan Akuntansi Bank Mega Syariah Hasrul Abdurahman mengatakan total NoA Bank Mega Syariah meningkat 10,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tabungan sektor perbankan komersial yang meningkat sebesar 8,2% pada September 2023. dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Sekitar 97,22 persen nasabah Bank Mega Syariah memiliki produk tabungan dan tabungan haji merupakan salah satu produk yang paling diminati nasabah Bank Mega Syariah. Sebanyak 70,61 persen dari seluruh nasabah Bank Mega Syariah memiliki produk tabungan haji ini,” jelasnya, Sabtu. (13/01/2024).

“Dari segi usia, pemilik tabungan Bank Mega Syariah didominasi oleh masyarakat berusia di atas 35 tahun, dengan profil profesional terbanyak antara lain pengusaha, ibu rumah tangga (IRT), dan pekerja swasta,” jelasnya.

 

Sementara itu, mengutip survei konsumen Bank Indonesia pada Desember 2023, tingkat tabungan pada kelompok pengeluaran menunjukkan penurunan sebesar Rp2,1-3 juta per bulan menjadi 14,6%. penghasilan. Padahal, pada November 2023, kelompok masyarakat ini masih mampu berhemat 15,7%. penghasilan Anda.

Negara Bagian Republik Polandia Kelompok pengeluaran 3,1-4 juta tidak berbeda jauh. Tingkat tabungan akan stabil di 6,1% pada November 2023. penghasilan. Sedangkan Rp. Kelompok 1-2 juta justru mengalami peningkatan dari 15,8 persen. pendapatan pada November 2023 menjadi 16,7 persen pendapatan pada bulan Desember 2023

Sedangkan tingkat tabungan kelompok pengeluaran di atas Rp5 juta pada Desember 2023 sedikit meningkat menjadi 16,7%. dengan 16,3 persen di bulan lalu.

Menyikapi fenomena tersebut, Direktur Pengembangan Produk dan Manajemen Portofolio Bank Mega Syariah, Veronica Henny Sisilia menyatakan, menabung merupakan investasi jangka panjang yang memungkinkan Anda mempersiapkan masa pensiun, terhindar dari dampak inflasi, dan mewujudkan berbagai impian seperti menunaikan ibadah haji. , memiliki rumah atau mencapai tujuan lainnya. .

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Terekam Pakai Gas Subsidi, Begini Pembelaan Prilly Latuconsina
Next post 100+ Kata-kata Bahasa Arab yang Mengandung Pesan Moral Beserta Terjemahannya