Cara SeaBank Bantu Pemerataan Literasi Keuangan di Indonesia

Read Time:3 Minute, 1 Second

harfam.co.id, Jakarta SeaBank Indonesia menyelenggarakan acara SeaBank Bijak yang dihadiri oleh warga difabel di Panti Sosial Bina Daksa (PSB) Budi Bhakti Jakarta I, dengan tujuan untuk menyebarkan literasi keuangan kepada masyarakat.

Presiden Direktur SeaBank Sasmaya Tuhuleley mengatakan acara SeaBank Bijak merupakan komitmen mereka terhadap pemerataan literasi dan inklusi keuangan.

“Kegiatan SeaBank Bijak ini kami laksanakan secara rutin. “Hal ini merupakan wujud komitmen kami dalam menciptakan pemerataan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia dengan menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” kata Sasmaya.

Pada acara SeaBank Bijak yang dihadiri lebih dari 50 peserta, SeaBank memberikan pernyataan mengenai jenis layanan keuangan, termasuk manfaat dan risiko, pajak, serta bagaimana keuangan dan produk bank akan dikelola dengan layanan digital.

Peserta SeaBank Bijak yang mengikuti acara dengan sangat antusias merasa penjelasan dari Seabank bermanfaat bagi mereka. Mereka berharap dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari SeaBank Bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Hendri, salah satu peserta SeaBank Bijak mengatakan: “Menurut saya penjelasan yang diberikan SeaBank sangat bermanfaat dan bisa diterapkan sehari-hari. Dari sini saya juga mendapat penjelasan bagaimana mengelola keuangan secara praktis.”

Warga binaan PSBD Budi Bhakti Jakarta melakukan beragam kegiatan, termasuk kegiatan produktif seperti pembuatan cinderamata bertema budaya Betawi, sandal jepit, tote bag, bahkan tikar rumah.

Salah satu produksi yang diharapkan warga binaan PSBD Budi Bhakti Jakarta I adalah sepatu, namun hal itu tidak bisa dilakukan karena keterbatasan peralatan. Bertepatan dengan acara SeaBank Bijak, SeaBank menyumbangkan tiga buah mesin press sepatu dan tiga buah kompresor kepada PSBD Budi Bhakti Jakarta I.

Donasi ini sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk melayani masyarakat kurang mampu serta tanggung jawab sosialnya untuk mendukung produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami senang bisa berkontribusi dalam peningkatan kerja para warga binaan di sini. Saya berharap dengan bantuan alat press sepatu dan kompresor yang diberikan oleh SeaBank ini dapat meningkatkan semangat warga binaan untuk lebih produktif dan produktif. berguna. “ucap Sasmaya.

SeaBank Bijak merupakan agenda rutin SeaBank Indonesia yang diadakan setiap tahun dengan target peserta yang beragam. SeaBank juga memberikan literasi keuangan kepada pelajar, UMKM, dan masyarakat umum di daerah terpencil.

SeaBank berkomitmen untuk menjangkau masyarakat luas melalui kegiatan literasi keuangan yang adil. SeaBank percaya bahwa dengan tingkat literasi dan partisipasi keuangan yang setara, kondisi perekonomian masyarakat dapat lebih aman dan sehat.

PT Bank SeaBank Indonesia (SeaBank) meraih laba bersih setelah pajak sebesar Rp 132,26 miliar pada Juli 2023; Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 8,3 miliar pada periode yang sama tahun 2022.

Sasmaya Tuhuleley, Managing Director SeaBank Indonesia, menjelaskan pertumbuhan laba bersih perseroan dikontribusi oleh peningkatan pendapatan operasional yang terutama berasal dari pendapatan bunga bersih yang diimbangi dengan peningkatan kerugian penurunan nilai aset.

“Saya selalu bangga dengan kinerja bagus tim SeaBank sejak awal. Kami berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun dengan terus memberikan inovasi layanan dan produk berdasarkan prinsip kehati-hatian dalam berusaha untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan, kata Sasmaya, mengutip Antara, Kamis. (14/9/2023).

Dari sisi aset, Sasmaya mengungkapkan SeaBank mencapai Rp32,78 triliun pada Juli 2023, meningkat secara tahunan sebesar 47 persen dibandingkan nilai sebelumnya sebesar Rp22,32 triliun pada Juli 2022.

Ia menambahkan, penyaluran kredit perseroan tercatat sebesar Rp15,09 triliun hingga Juli 2023, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp26,00 triliun.

Ia mengatakan dari sisi kualitas aset, perseroan berhasil memperbaiki rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) bruto yang turun menjadi 2,09 persen pada kuartal I 2023, sedangkan NPL neto turun menjadi 0,13 persen. . .

Selanjutnya, rasio pengembalian atas aset atau return on assets (ROA) meningkat menjadi 0,28 persen pada kuartal I 2023 dibandingkan 0,07 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Apa Itu TTS? Efek Samping Vaksin COVID-19 AstraZeneca
Next post Satunesia Menggelar Voice of Colours: a Deaf Artist Art Exhibition & Auction, Tampilkan Karya Seni Seniman Tuli