Chandrika Chika Minta Maaf usai Tersangkut Kasus Narkoba

Read Time:1 Minute, 34 Second

JAKARTA – Chandrika Chika meminta maaf pertama kali sejak ditangkap pada 22 April 2024 oleh Nakorba Sutrisnakorba Polres Metro Jakarta Selatan.

Hal itu diungkapkan Chika kepada ibunya, Poppy Putry, saat menjenguk putrinya di penjara pada Jumat (26/4/2024) malam.

“(Yang diucapkan Chaka) hanya permintaan maaf karena dia sama sekali tidak menyangka akan terjadi. Karena dia tidak bilang itu pesta narkoba atau apa, bukan. Karena dia ada di sana (di hotel). ) datang, jadi dia hanya ingin bermain,” kata Pousti Putri. Terkait channel YouTube Investigasi Intens, Sabtu (27/4/2024).

Saat ditanya apakah Chika pernah ditipu, Poppy mengaku enggan berkomentar banyak soal itu. Ia memilih mendampingi sang putri menjalani proses hukum.

“Saya tidak ingin bicara soal framing atau apa pun,” kata Poppy.

Sedangkan Poppy mengatakan, Chika selalu mengenalkan teman-temannya kepada orang tuanya jika ingin jalan-jalan. Ia cukup terkejut dengan kasus tersebut.

“Selalu, karena aku selalu menanyakan apakah dia boleh bertemu dengan menyebut nama temannya dan dia memberitahuku siapa,” kata Poppy.

Sementara itu, ayah Chandrika Chekka, Jasman berharap kasus tersebut bisa menjadi pelajaran penting bagi putranya. Mereka juga meminta sang anak untuk lebih cerdas dalam memilih teman pergaulan di masa depan.

“Semoga ada hikmah dari kejadian ini. Jadi pilihlah teman yang tepat. Akui (kesalahannya) padanya, waspadalah,” kata Zisman.

Untuk diketahui, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Tiyas Puji Rahadi mengatakan, pelaku gramatika Chandrika Chika, atlet atau pemain e-sports Ora Jaksi, dan 4 orang lainnya bernama AT (24), MJ (22), adalah AMO (22). ). , dan BB (25) yang terlibat kasus dugaan kecanduan narkoba akan menjalani rehabilitasi selama 3 bulan.

Menurut dia, enam orang di antaranya berhasil direhabilitasi setelah kemarin dibawa ke BNN Jakarta Selatan untuk dilakukan pengujian. BNNK Jakarta Selatan akhirnya menyerahkan hasil tes tersebut kepada polisi.

Berdasarkan hasil analisa, rehabilitasi akan dilakukan di Balai Rehabilitasi BNN Lido, kata Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan AKBP Tyas Puji Rahadi kepada wartawan, baru-baru ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Waspada, Malware Baru Wpeeper Intai Pengguna Android Bisa Curi Data Pribadi dan Keuangan
Next post 403