Demi Gaet Pengguna, Threads Tawarkan Bonus Puluhan Juta untuk Kreator Konten

Read Time:2 Minute, 55 Second

harfam.co.id, Jakarta – Untuk menarik lebih banyak pengguna menggunakan Threads, Meta akan memberikan penawaran menggiurkan bagi para pembuat konten. Tak tanggung-tanggung, hadiah yang ditawarkan mencapai puluhan juta rupee

Menurut Engadget, pada Rabu (1/5/2024), induk perusahaan Instagram akan menawarkan reward kepada pembuat konten yang unggahannya viral di Threads.

Halaman dukungan Instagram memberikan beberapa detail tentang program bonus Threads, meskipun Meta belum mengumumkannya secara resmi.

Detailnya menunjukkan bahwa pembuat konten Threads dapat memperoleh uang berdasarkan berapa banyak pengguna yang melihat unggahan mereka dan berapa banyak unggahan yang mereka rekam.

Bonus yang ditawarkan Meta cukup menggiurkan. Beberapa pembuat konten ditawari hingga puluhan juta rupee untuk unggahan dengan jumlah view dan likes tinggi.

Sebelumnya, Meta juga melakukan upaya serupa di platform Instagram dan Facebook. Perusahaan menawarkan bonus kepada pembuat konten yang mencapai jumlah penayangan positif di Reels.

Menurut laporan Engadget, setidaknya satu pembuat konten telah ditawari hingga US$5.000 (sekitar Rp 81 juta) untuk mengunggah atau membalas topik dengan 10.000 penayangan atau lebih.

Meski jumlah tersebut tidak sebesar bonus USD 10.000 (sekitar Rp 162 juta) yang diterima pembuat konten Reels di Instagram, namun jumlahnya masih cukup besar. Karena Threads memiliki jumlah pengguna yang jauh lebih sedikit dibandingkan Instagram atau Facebook.

Meta bukan satu-satunya platform media sosial yang mencoba memikat pembuat konten dengan janji bonus uang tunai.

X/Twitter juga menawarkan pembayaran langsung kepada pembuat konten berdasarkan keterlibatan, namun program ini merupakan sistem bagi hasil bagi pengguna yang membayar langganan premium.

Meta mengatakan, program ini masih dalam tahap uji coba. Tetap saja, ini menunjukkan upaya Meta untuk meningkatkan keterlibatan pembuat konten untuk memposting lebih banyak di Threads.

Threads terus berkembang sejak diluncurkan tahun lalu, dengan lebih dari 150 juta pengguna mengakses platform ini, kata Mark Zuckerberg.

Pendiri Facebook berspekulasi bahwa Threads akan menjadi platform media sosial dengan miliaran pengguna aktif, meski kemungkinan akan memakan waktu beberapa tahun untuk mencapai jumlah tersebut.

Aplikasi Threads kini memiliki lebih dari 150 juta pengguna bulanan, meningkat sekitar 20 juta sejak Februari 2024.

Hal tersebut disampaikan CEO Meta Mark Zuckerberg saat mengumumkan laporan hasil kuartal pertama perusahaan.

“Mereka tidak berjalan sebaik yang saya harapkan,” kata Zuckerberg, menurut Engadget.

Pembaruan ini menunjukkan bahwa Threads terus berkembang, meskipun pertumbuhannya sedikit lebih lambat dibandingkan saat pertama kali diluncurkan.

Aplikasi ini mendapatkan lebih dari 100 juta unduhan pada minggu pertama peluncurannya, namun mengalami sedikit penurunan setelahnya.

Namun selama enam bulan terakhir, Threads mengalami pertumbuhan yang lebih konsisten, dan Zuckerberg berspekulasi bahwa layanan tersebut akan menjadi aplikasi Meta berikutnya yang menjangkau miliaran pengguna.

Threads baru-baru ini mencetak rekor besar lainnya ketika Taylor Swift bergabung dengan platform tersebut untuk mempromosikan album terbarunya.

Threads sejauh ini unik di antara aplikasi Meta lainnya karena tidak memiliki iklan, sehingga perusahaan belum menghasilkan uang langsung dari aplikasi tersebut.

Hal ini kemungkinan akan berubah suatu hari nanti karena Threads terus memperluas jangkauannya. Zuckerberg sebelumnya mengatakan Meta akan “fokus pada monetisasi” setelah aplikasinya cukup dikembangkan.

Untuk menjadikan pengalaman Threads lebih aman dan nyaman, aplikasi buatan Meta akan memperkenalkan fitur baru yang dapat menyembunyikan kata-kata yang menyinggung.

Dikutip dalam Engadget, Threads akan memungkinkan pengguna memfilter kata, emoji, dan bahkan frasa seperti Instagram.

Fitur ini akan diaktifkan secara default dan memfilter frasa atau kata yang menyinggung, serta konten yang dianggap tidak menarik.

Pengguna thread dapat menambahkan kata-kata buruk yang ingin mereka saring, seperti pelecehan, intimidasi, pemanggilan nama baik, atau ekspresi lain yang dianggap menyinggung.

Untuk menambahkan kata yang ingin disembunyikan, pengguna dapat melakukannya dengan membuka opsi Kelola Kata dan Frasa Kustom, lalu mengetikkan kata yang tidak ingin dilihat di Nita.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Seniman Disabilitas Pamerkan Karya di Raysha Art Exhibition
Next post Top 3 Berita Bola: Manchester United Coba Ambil Untung dari Kedatangan Mbappe di Real Madrid