Dibuat Kaget dengan Performa BYD Dolphin

Read Time:2 Minute, 55 Second

harfam.co.id, Jakarta – BYD Motor Indonesia baru-baru ini mengundang sejumlah media nasional untuk menjajal performa BYD Dolphin. Rutenya pun tak jauh, dari diler BYD Arista Tebet di Sentul City dan berakhir di diler BYD Arista BSD, Tangerang, Banten.

Jarak yang ditempuh pada ajang test drive ini hanya 150 kilometer (km). Dengan jangkauan tersebut, BYD Dolphin tidak perlu mengisi baterainya karena pihak pabrikan mengklaim mobil listrik Premium Extended yang kami gunakan mampu menempuh jarak 490 km sekali jalan dengan pengisian penuh.

Saat menjajal mobil listrik yang didatangkan langsung dari China ini, harfam.co.id cukup terkejut dengan performa yang ditawarkan. Dengan kemudahan yang ditawarkan, Dolphin merasa memiliki masa depan cerah di pasar mobil listrik nasional.

Ruang yang disediakan saat duduk di belakang kemudi cukup luas. Kursi setengah ember yang diadopsi dapat disetel secara elektrik. Kemudinya juga dilengkapi dengan fungsi kemudi tilt dan teleskopik. Hasilnya, sangat mudah untuk mencapai posisi berkendara ideal apa pun.

Kaca depan cukup lebar untuk memastikan visibilitas yang baik. Yang unik adalah panel instrumen kecil namun informatif di belakang kemudi. Roda kemudi dilengkapi dengan berbagai tombol penyesuaian.

Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem hiburan terkini seperti enam speaker, wireless charger, dan layar sentuh pintar berputar berukuran 12,8 inci. Ya, hanya dengan satu sentuhan, layar bisa diputar dari vertikal ke horizontal atau sebaliknya.

Menariknya, Dolphin dilengkapi dengan fitur Advanced Driving Assistance System (ADAS) antara lain smart steering, driver assistance, active safety, parking assistance.

Berbagai sistem sensor juga disertakan, termasuk peringatan keberangkatan jalur (LCW), peringatan lalu lintas silang belakang, pengereman silang belakang, kontrol jelajah adaptif, pengereman darurat otomatis (AEB), dan deteksi titik buta.

Menurut kami sensor pada fitur ADAS BYD Dolphin cukup sensitif. Misalnya saja sensor pada sistem LCW. Saat fungsi ini diaktifkan, setir tampak terkoreksi sendiri saat mobil berpindah jalur.

Hal ini terjadi karena sensor LCW membaca arah kendaraan meninggalkan jalur dan mencoba memperbaikinya. Meski awalnya sedikit mengganggu, lama kelamaan akan terbiasa. Dan jika menurut Anda sistem ini menyebabkan ketidaknyamanan dalam berkendara, Anda dapat mematikannya.

Mobil ini juga dilengkapi dengan sensor sabuk pengaman yang cukup nyaman. Bahkan, jika penumpang dalam keadaan duduk dan tidak mengenakan sabuk pengaman, lampu peringatan akan menyala. Suara hanya akan berhenti bila sabuk pengaman dipasang.

Aspek yang paling mengesankan dari mobil listrik ini adalah tenaganya yang instan. Dolphin dibekali tiga mode berkendara yakni Eco, Normal dan Sport. Ketiganya menawarkan sensasi berbeda.

Pada mode Eco yang membutuhkan efisiensi daya baterai, akselerasi Dolphin cukup sensitif. Namun menggambar menjadi lebih mudah ketika Anda menggunakan mode Normal.

Dan kami terkejut saat mode sport diaktifkan. Atraksinya sungguh seru, sangat spontan dan memacu adrenalin tinggi. Bagi yang menyukai kecepatan, mode ini pasti akan sangat populer.

FYI, BYD Dolphin Premium Extended yang kami gunakan dibekali baterai 60,48 kWh dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 150 kW atau setara 201 hp. Roadster depan ini juga menawarkan torsi badak yakni 310Nm.

Pabrikan mengklaim kecepatan maksimum mobil ini adalah 160 km/jam. Namun rekan kami berhasil mencapai kecepatan 172 km/jam.

Dengan komposisi tersebut, performa yang dihadirkan BYD Dolphin sungguh asyik untuk dikendarai. Apalagi mobil ini memiliki ground clearance yang cukup rendah sehingga serasa sedang mengendarai mobil sedan.

Performa tinggi yang ditawarkan sepeda motor listrik dipadukan dengan sistem suspensi yang mumpuni. Penopangnya cukup empuk dan stabil saat mobil melaju kencang.

Meskipun ini adalah model entry-level BYD, apa yang ditawarkan Dolphin benar-benar melebihi ekspektasi. Apalagi jika nantinya dijual dengan harga kompetitif, bukan tidak mungkin model ini akan menguasai pasar di segmen kendaraan listrik (EV).

Soal harga, BYD Motor Indonesia akan segera mengumumkannya. Tunggu saja!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Terungkap! 7 Negara Ini Punya Paspor "Terlemah" di Dunia, Sering Ditolak Masuk Negara Lain!
Next post Ka Long Angus Ambil Bagian di Malaysia Open 2024, Berpeluang Jumpa Jojo