Empat Cara Meredakan Mual yang Direkomendasikan Ahli Diet

Read Time:2 Minute, 8 Second

harfam.co.id, JAKARTA – Saat rasa mual melanda, sangat sulit untuk fokus pada hal lain. Ada banyak hal berbeda yang dapat menyebabkan mual kapan saja, seperti obat-obatan, kehamilan, pilek, sakit perut, keracunan makanan, stres, serta kondisi metabolisme seperti radang usus besar (IBS).

Kabar baiknya, mengonsumsi makanan tertentu dapat membantu mengurangi rasa mual. Berikut empat tips ahli gizi dari EatWell Selasa (7/5/2024) untuk menghilangkan sakit maag dengan cepat.

1. Jahe

Mengonsumsi jahe telah terbukti secara ilmiah efektif mengurangi gejala mual. “Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat mempercepat proses pengosongan lambung dan meredakan kram perut, yang keduanya bermanfaat dalam melawan rasa mual,” kata Pam Hartnett, konsultan kesehatan kanker.

Ginger, ahli gizi yang mengawali ide blog gaya hidup, mengatakan bahwa jahe biasa digunakan sebagai pengobatan antimual pada pasien kanker, terutama pada pasien yang menjalani kemoterapi. “Cara favorit saya menikmati jahe adalah dengan mencampurkannya dengan teh panas, jus, jus lemon segar, atau madu,” kata Hartnett.

2. Makanan kaya protein

Mengonsumsi makanan berprotein tinggi saat Anda merasa ingin muntah dapat membantu meredakan mood Anda. Mekanisme kerjanya yang pasti belum diketahui, tetapi sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan di Nutrition menemukan hubungan antara rendahnya insiden peradangan parah pada wanita hamil.

Menariknya, jika Anda memilih antara makanan padat atau cair, penelitian menunjukkan bahwa jenis makanan cair, seperti protein shake, mungkin memiliki manfaat tambahan dalam mengurangi rasa mual, kata Hartnett.

3. Apel

Sebuah studi tahun 2021 terhadap wanita hamil di BMJ Open menemukan bahwa apel adalah salah satu makanan yang paling dapat ditoleransi selama keguguran. Peserta penelitian juga diberi semangka, biskuit, dan roti putih, namun mereka sepakat bahwa apel lebih mudah dimakan tanpa menimbulkan rasa mual yang berlebihan.

Studi lain pada tahun 2021 yang diterbitkan dalam Journal of Research in Medical Science juga menunjukkan bahwa mengonsumsi cuka sari apel mengurangi rasa mual pada pasien yang menjalani pengobatan kanker. Antioksidan dalam apel dipercaya dapat menurunkan refleks muntah tubuh, kata Natalie Rizzo, ahli gizi terdaftar.

4.Vitamin B6

Alyssa Lavie, ahli diet terdaftar pemilik Alyssa Lavie Nutrition and Wellness, juga merekomendasikan makanan atau suplemen kaya vitamin B6. “Ada bukti yang mendukung penggunaan vitamin B6 untuk mengurangi mual dan muntah, dan pengobatan ini sering direkomendasikan selama kehamilan,” ujarnya.

Selain keempat makanan yang telah disebutkan sebelumnya, para ahli kesehatan juga menyarankan penggunaan minyak atsiri, terutama minyak atsiri lemon dan merica, untuk mengatasi rasa mual. Minuman elektrolit termasuk di antara saran tersebut.

Memang belum ada penelitian khusus yang menunjukkan bahwa minuman elektrolit dapat mencegah mual, namun dapat membantu Anda merasa lebih baik setelah kelebihan berat badan. Muntah sering kali merupakan kelanjutan dari rasa mual, dan minuman elektrolit dapat membantu menghidrasi tubuh dengan cepat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post SpaceVIP Bawa Chef Michelin, Sajikan Makanan Termahal di Luar Angkasa
Next post Dukung Pungutan Wisatawan Asing di Bali, Telkom Bakal Lakukan Kampanye Digital Baik