Facebook Akhirnya Tambahkan Kendali-Kendali Video Seperti Slide Bar

Read Time:1 Minute, 33 Second

harfam.co.id, JAKARTA – Meta masih berupaya menjadikan platform Facebook Live ramah video. Perusahaan telah mengumumkan pemutar video baru untuk menampilkan gulungan, video berdurasi panjang, dan video langsung di tempat yang konsisten di aplikasi Facebook.

Dilansir Engadget, Rabu (3/4/2024), salah satu perubahan terbesarnya adalah seluruh video Facebook kini akan ditampilkan dalam layar penuh, bahkan orientasi lanskap. Video otomatis diputar secara vertikal, namun kini Anda dapat memutar ponsel untuk melihat sebagian besar konten secara horizontal di seluruh perangkat.

Seperti banyak video di TikTok, Facebook kini menawarkan penggeser di bagian bawah layar. Ini memungkinkan Anda menelusuri video dengan cepat. 

Pembaruan ini juga menghadirkan beberapa fitur yang sama dengan yang ditawarkan oleh streamer seperti Netflix di aplikasi mereka. Misalnya seperti kemampuan melompat maju atau mundur 10 detik.

Meta mengklaim Anda sekarang akan mendapatkan “rekomendasi video yang relevan” dengan durasi berapa pun yang muncul di tab video dan di feed Anda. Perusahaan juga akan menambah jumlah sepeda di Facebook.

Pemutar video tersebut kini diluncurkan untuk pengguna Android dan iOS di Amerika Serikat (AS) dan Kanada, dengan sistem operasi baru yang akan hadir dalam beberapa minggu mendatang. Semua pembaruan akan tersedia secara global dalam beberapa bulan mendatang.

Sebelumnya, empat dewan sekolah distrik di Ontario, Kanada mengajukan gugatan terhadap tiga penyedia media sosial pada Kamis (28/3/2024). Hal ini dilakukan karena platform tersebut dinilai mengganggu pembelajaran siswa. 

Gugatan itu diajukan pada 28 Maret terhadap Meta (Facebook dan Instagram), Snap (Snap Chat) dan ByteDance (TikTok) karena “mengganggu sistem pendidikan,” kata empat dewan sekolah dalam sebuah pernyataan. 

Pernyataan itu mengatakan ketiga platform tersebut “secara lalai merancang” dan memasarkan produk yang membuat ketagihan. Produk tersebut dinilai mengganggu upaya peningkatan prestasi dan kesejahteraan siswa. 

Guru perlu menghabiskan lebih banyak waktu di kelas untuk memantau permasalahan yang muncul dari media sosial. Mereka juga terpaksa melakukan restrukturisasi kurikulum untuk mengatasi masalah konsentrasi dan kesehatan mental, serta perubahan perilaku siswa. 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Ilmuwan Pastikan Gelombang Ombak Raksasa Bisa Lebih Sering Terjadi
Next post Berkah Efisiensi, Darma Henwa Cetak Laba Rp 35,29 Miliar di 2023