Gol Bunuh Diri Wober Menangkan Prancis pada Laga Perdana Euro 2024

Read Time:1 Minute, 54 Second

Republic of China News, terjemahan: Timnas Prancis Selasa pagi (18/6/2024).

Pertandingan tersebut dikenang karena bentrokan antara pemain Austria Kevin Danso dan striker Prancis Kylian Mbappe, yang tergeletak di lapangan dengan darah dan hidung bengkak di akhir pertandingan. Mbappe menggantikan Olivier Giroud pada menit ke-90.

Dipimpin pelatih Ralf Rannick, Austria bermain dengan tekanan tinggi yang menyulitkan Prancis di 30 menit pertama. Marcel Sabitzer dan kawan-kawan terus maju hingga ke garis penalti Prancis sehingga membuat Les Bleus kesulitan membangun serangan.

Beberapa kali Prancis harus membalas umpan-umpan yang mudah ditunggu pemain Austria. Namun, pasukan Didier Deschamps terkadang berhasil lepas dari tekanan melalui serangan cepat, seperti kerja sama segar Theo Hernandez dan Adrien Rabiot, yang memberikan ruang bagi Kylian Mbappe di menit-menit awal.

Mbappe yang dilepaskan dari sisi kanan Austria menceploskan bola dari jarak dekat, namun sayangnya bisa diblok oleh kiper Austria Patrick Pentz. Usai peluang tersebut, Prancis kesulitan menciptakan peluang berbahaya, malah Burchen memanfaatkan dengan baik untuk menyerang gawang Mike Mayen.

Pada menit ke-35, Austria membuka keunggulan melalui kerja sama apik antara Marcel Sabitzer dan Christoph Baugarter. Namun Baugarter yang sayangnya berhadapan satu lawan satu dengan Maygen tidak mampu mengalahkan kiper Milan.

Tiga menit kemudian, Prancis menunjukkan tajinya sebagai tim terbaik di Euro tahun ini, tim hebat yang tidak membutuhkan satu pun peluang mencetak gol.

Pergerakan Mbappe di sisi kiri pertahanan Austria membuahkan umpan dari bintang Les Bleus itu, yang dilakukan kesalahan Maximilian Weber dan memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Prancis memimpin dan mempertahankannya hingga jeda.

Di paruh kedua pertandingan, Prancis nyaris memperbesar keunggulannya. Pada menit ke-55, Mbappe unggul melalui bek asal Austria yang menyamakan kedudukan melalui Pens. Dia tidak akan menendang. Sayangnya, tendangan penyerang berusia 25 tahun itu masih melebar.

Di babak kedua, Prancis menemukan cara untuk menjinakkan tekanan Austria. Mereka kembali mendapat peluang pada menit ke-66 ketika tembakan Jules Cunde memblok. Semenit kemudian, Turam membalas ancamannya, kali ini tendangannya bisa diblok Pents.

Saat jeda, kedua tim saling kejar bola, namun skor tetap 1-0 untuk keunggulan Prancis, hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan ini menempatkan Prancis di peringkat kedua Grup D dengan 3 poin, hanya tertinggal dari Belanda dengan angka yang sama. Kedua tim akan saling berhadapan pada Sabtu (22/6/2024) mendatang pukul 02.00 WIB di Stadion Red Bull Leipzig.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Marc Marquez Bisa Merusak Garasi Ducati Gegara Valentino Rossi
Next post Bos Smartfren Bicara Kelanjutan Merger dengan XL Axiata, Sampai Mana Prosesnya?