Hardiknas 2024: Menag Yaqut Tegaskan Komitmen Merdeka Belajar untuk Memanusiakan Manusia

Read Time:2 Minute, 20 Second

JAKARTA – Menteri Agama Yakut Cholil Kumas mendukung kelanjutan program studi mandiri. Menurutnya, semangat dari program ini adalah untuk memanusiakan manusia karena memberikan ruang belajar sesuai dengan keberagaman kepribadian siswa.

Pengumuman ini dilakukan bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 67 Tahun 1961 tentang hari libur nasional. Tanggal 2 Mei adalah hari ulang tahun pendidik Indonesia Raden Mas Suvardi Soerjaningrat atau lebih dikenal dengan Ki Hajar Devantara. Semasa hidupnya, tokoh ini terus memperjuangkan hak pendidikan bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk anak-anak pribumi, saat Indonesia masih berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 diselenggarakan dengan motto “Bergerak Bersama, Melanjutkan Kemerdekaan Pendidikan”. “Merdeka Belajar lahir dari semangat memanusiakan umat. Saya mendukung kelanjutan program ini,” tegas Menag di Jakarta, Kamis, 2 Mei 2024.

Menurut Menag, tugas mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan amanat UUD 1945, sehingga semangat merdeka belajar sangat penting dan relevan.

“Kebebasan belajar memberi siswa lebih banyak kesempatan untuk mengungkapkan minat dan bakatnya. Mereka dapat memilih arah pendidikan yang sesuai. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan mempercepat kemajuan bangsa,” kata Menag.

“Setiap orang berhak atas pendidikan. Semua pihak harus bergerak bersama untuk melanjutkan kebebasan pendidikan yang digagas pemerintah,” lanjutnya.

Selain fungsi keagamaan, kata Gus Mann, Kementerian Agama juga menyelenggarakan fungsi keagamaan dan pendidikan agama. Berdasarkan data Desember 2023, Kementerian Agama membangun sekitar 86.343 madrasah negeri dan swasta. Sebanyak 10.462.392 siswa dari sekolah dasar hingga menengah belajar di sini.

“Pondok juga menampung ratusan ribu santri pada pendidikan formal usia dini, pendidikan egaliter, dan pendidikan Islam,” jelas Gus Mann.

“Belum termasuk pelajar lembaga pendidikan agama dan agama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu yang juga berada di bawah pengawasan Kementerian Agama,” tegasnya.

Untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional, Sekjen Kementerian Agama mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada pimpinan tingkat pertama, perguruan tinggi agama negeri/swasta, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, kementerian agama kabupaten/kota, serta kepala UPT, AMC, madrasah.

Setiap kementerian, perguruan tinggi agama, dan satuan pengajaran di Kementerian Agama dianjurkan untuk:

A. Merevitalisasi perayaan Hardiknas Tahun 2024 melalui berbagai media cetak, elektronik, dan sosial dengan menggunakan logo dan tema sebagaimana dituangkan dalam No. 1 dan 2;

B. Pada tanggal 2 Mei 2024 pukul 07.30 waktu setempat melaksanakan upacara pengibaran bendera secara luring/langsung dan

Ketiga. menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 dan Bulan Merdeka Belajar Tahun 2024 sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi secara kreatif, menunjang dan menggugah semangat belajar, serta mendorong partisipasi dan partisipasi masyarakat; Dan

D. Mengunggah konten postingan media sosial dengan tagar #Hardiknas2024 #LanjutkanMerdekaLajar dalam rangka Hardiknas 2024 dan bulan Merdeka Lajar 2024 seperti pada huruf C. Dalam rangka Hardiknas, siswa mengikuti “Sehari dalam Hidupku Menjadi Walikota dari Tanggerang”. Banyak ide menarik yang muncul dari para siswa. harfam.co.id.co.id 4 Mei 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Anak Kerap Dapat Bentakan dan Ancaman, Rentan Depresi Saat Besar
Next post Jangan Sepelekan Hobi Merajut, Ini 5 Manfaatnya bagi Kesehatan Fisik dan Mental