Kasus TB Melonjak Estimasi Hingga 1 Juta Lebih, Kemenkes Ungkap Alasannya

Read Time:1 Minute, 56 Second

harfam.co.id Lifestyle – Kasus tuberkulosis di Indonesia menempati urutan kedua setelah India di dunia. Pada tahun 2023, jumlah kasus TBC di Indonesia sebanyak 969 ribu dan 93 ribu kematian per tahun.

Pada tahun 2024, kasus TBC juga diperkirakan akan meningkat di Indonesia. Dari sepengetahuan Ketua Pokja Tuberkulosis Kementerian Kesehatan, Dr. Tiffany Tiara Secara global, perkiraan kasus TBC di Indonesia bisa mencapai 1.060.000 dengan perkiraan kematian 134.000 per tahun. Buka informasi lebih lanjut.

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tiffany mengungkapkan, beberapa tahun sebelum epidemi CCIDID-19, jumlah kasus TBC di Indonesia sebanyak 800.000. 

“Tahun 2019 tertinggi 60%, 55.660 kasus. Saat itu targetnya 80% tidak terdeteksi,” ujarnya dalam pidato khusus kenaikan kasus TBC, Rabu 5 Juni 2024.

Tiffany menjelaskan, penurunan kasus TBC di masa pandemi COVID-19 karena adanya pembatasan pergerakan masyarakat akibat COVID-19. Hasilnya, saat itu baru terdeteksi 393.000 kasus TBC. Hal serupa terjadi pada tahun 2021.

Namun penurunan deteksi ini akan berdampak pada peningkatan jumlah kasus TBC pada tahun 2024 yang diperkirakan mencapai 1.060.000 kasus. 

“Estimasi berdasarkan pemodelan yang dihitung oleh WHO meningkat, memperkirakan kasus yang belum ditemukan kemungkinannya akan menulari banyak orang. Jadi estimasi kasus kita meningkat karena deteksinya menurun, deteksinya menurun. perkiraan di masyarakat. Kami yakin epidemi yang terkendali akan meningkat, kesehatan akan dimulai pada tahun 2022,” ujarnya.

Jadi, kata Tiffany, peningkatan kasus suspek TBC bisa dikatakan disebabkan oleh menurunnya deteksi kasus TBC selama pandemi COVID-19.

“Jadi kalau mau disebut lonjakan, karena kita belum melihat dan menangkap apa pun yang sudah mencapai target, dengan menurunnya deteksi kasus di masa COVID, maka kecurigaannya semakin meningkat. Deteksi kita akan bisa pulih. .Pada tahun 2022 dan 2023, deteksi kami akan meningkat.”

Sebaliknya pada tahun 2022 jumlah kasus TBC di Indonesia akan kembali meningkat hingga mencapai 700.000. Sedangkan pada tahun 2023 bisa mencapai lebih dari 800.000.

“Tahun 2022 kita dapat 700 ribu lagi. Tahun 2023 kasusnya mungkin lebih dari 800 ribu, tapi diperkirakan kasusnya sudah di atas sejuta. Kita baru terima 249 ribu sampai Mei 2024. Ternyata integrasi itu berdampak pada hari libur.” rekaman program nasional”, jelasnya demikian.  98 kasus tuberkulosis pada anak di Padang memprihatinkan, lebih parah dari Covid Pemko Padang mengungkap temuan tuberkulosis (TB) di wilayahnya. Dari 152 orang yang diperiksa, 98 orang di antaranya terdiagnosis TBC. harfam.co.id.co.id pada 11 Juni 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Cek Data DTKS Kemensos, Begini Cara Daftar jadi Penerima Bansos
Next post Natasha Rizky Menangis Curhat ke Desta soal Co-Parenting usai Cerai