Kereta Cepat Tak Bikin Pemudik Berpaling dari Shuttle Bus

Read Time:2 Minute, 13 Second

JAKARTA – Sebelum mudik di Hari Raya Idul Fitri, pemudik bisa memilih berbagai jenis transportasi umum untuk pulang ke tanah air. Ada yang memilih menggunakan mobil pribadi, kereta api atau kereta api. itu

Bus lebih praktis, seringkali lebih murah, dan lebih mudah untuk bepergian. Secara umum, sebagian besar bus ditujukan untuk jarak pendek, seperti Jakarta-Bandung atau daerah lain di Jawa Barat.

Meski kini sudah hadir moda transportasi baru yakni Kereta Api Jakarta-Bandung Ekspres atau Whoosh, masih banyak masyarakat yang percaya menggunakan bus untuk mudik.

Manajer Operasional Antar-Jemput Bus Regional Bandung Chandra Purnama mengatakan, kedatangan KA ekspress tersebut awalnya mengganggu lalu lintas bus sambil menawarkan harga promosi, namun tidak bertahan lama.

“Busnya sempat bermasalah awalnya karena lagi banyak promosi kan. Jadi busnya sendiri yang turun. Tapi itu hanya sementara, tidak lagi, apalagi menjelang mudik. Di rumah,” kata harfam.co.id Otomotif di Jakarta.

Bahkan saat ini Bus Lintas sudah terjual sekitar 300 kursi, dua pekan menjelang Idul Fitri. itu

“Kami menjual 300 kursi dan paling banyak pada tanggal 5 hingga 6 April,” jelasnya.

Melihat animo masyarakat, Chandra mengatakan pihaknya siap menambah jumlah mobil penumpang Toyota Hiace dan Premio untuk menampung penumpang pulang tersebut. itu

“Biasanya kita punya 98 bus untuk semua rute, dan tahun ini untuk musim balik sekolah kita tambah sekitar lima. Jadi totalnya 105,” ujarnya. itu

Karena itu, Chandra yakin masih banyak masyarakat yang memilih menggunakan bus dibandingkan kereta berkecepatan tinggi. itu

“Pasar bus dan pasar kereta cepat itu tidak sama, terlihat dari harganya. Harga kereta api bisa mencapai 250.000 riyal, dan harga bus yang kami sediakan 80.000 riyal hingga 190.000 riyal. , kalau pulang saat Idul Fitri di rumah saja, harganya akan naik sekitar 10%,” kata Chandra.

John Julianto dari Daytrans Marketing Communications di Whitehorse juga menyampaikan sentimen serupa. Kereta api dan kendaraan angkutan cepat sudah memiliki pasarnya, katanya. itu

“Harga kereta jauh lebih mahal dibandingkan bus, artinya masing-masing punya pasarnya sendiri. Hingga saat ini belum berkurang, masih banyak masyarakat yang memilih mengendarai kendaraan angkut. harfam.co.id Otomotif. itu

Menurut Yohanes, bus tersebut bisa mengantarkan Anda langsung ke kota Bandung. Sementara itu, hanya kereta Ekspres yang sampai di stasiun Tegalluar dan harus menggunakan moda transportasi lain untuk mencapai kota Bandung. itu

“Misalnya naik bus yang langsung berangkat dari Jakarta menuju Kota Bandung. Kalau kereta hanya menuju Tegalluar, maka harus beralih ke moda transportasi lain untuk menuju kota itu,” ujarnya. itu

Yohanes mengharapkan tarif pejalan kaki naik 5% hingga 10% saat musim libur Idul Fitri. itu

Yohanes menyimpulkan: “Sebenarnya harga Daytrans sendiri tidak akan naik. Oleh karena itu, jika kita perhatikan dengan seksama, kemungkinan kenaikan penumpang akan meningkat sekitar 5-10%, kata Kepala BKKBN bahwa usia menikah bagi wanita Indonesia telah menurun. co.id 3 Juli 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Mengapa Kita Lebih Suka Bau Kentut Sendiri? Ini Penjelasan Ahli
Next post Panduan Mengemudi Aman di Jalur Contraflow