Korsel Gelontorkan Rp 8,4 T Kembangkan AI untuk Kehidupan Sehari-hari

Read Time:1 Minute, 16 Second

harfam.co.id, SEOUL – Kementerian Sains dan Teknologi Komunikasi Korea Selatan menyatakan akan mengalokasikan total 710,2 miliar yuan (Rp 8,4 triliun) untuk proyek pemerintah yang mencakup kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari.

Dewan Konsultasi Tingkat Tinggi Strategi AI, sebuah kelompok pemerintah publik untuk kebijakan AI, mengadakan pertemuan pertamanya dan menyetujui rencana investasi untuk melaksanakan 69 proyek AI yang memiliki tujuan yang sama.

Sekitar 75,5 miliar won (Rp 894 miliar) dialokasikan untuk 18 program untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari. Setelah itu, direncanakan dana sebesar 288,1 miliar won (Rp 3 triliun) untuk 24 proyek terkait tempat kerja.

Jadi 115,7 miliar won (Rp 1,37 triliun) disalurkan ke 14 administrasi publik. Selain itu, 230,9 miliar won (Rp 2,7 triliun) telah disisihkan untuk pendidikan dan etika AI.

Dipublikasikan di situs Yonhap, badan tersebut mengatakan pengembangan perangkat lunak bertenaga AI juga dirancang untuk mendiagnosis dan mengelola sembilan penyakit langka pada anak-anak, serta membantu mendiagnosis 12 penyakit serius, termasuk dengan desain digital berbasis AI. Alat klinis untuk prediksi awal dan pengelolaan spektrum autisme.

Pemerintah Korea Selatan juga berencana menggunakan AI dalam layanan publik, termasuk layanan berbagi informasi dan komunikasi bagi penyandang disabilitas dan layanan kesehatan masyarakat. Kelompok rentan yang dimaksud adalah para lansia yang hidup sendiri, serta penolong bagi keluarga yang kesehatannya buruk.

AI akan terus digunakan di seluruh industri melalui penciptaan layanan AI khusus yang sesuai untuk bidang-bidang seperti hukum, kedokteran, dan konseling psikologis. Di sektor publik, teknologi AI meningkatkan kemampuan mencegah bencana seperti kebakaran, banjir, dan epidemi.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Suka Duka Porter, Tak Ada Tarif Pernah Cuma Diberi Ucapan Terima Kasih
Next post Facebook, Instagram, Snapchat, TikTok Digugat Rp52 Triliun Oleh Dewan Sekolah Kanada