Kronologi Petugas KAI Temukan Tas Louis Vuitton Berisi Emas Batangan 100 Gram 5 Keping di Stasiun Semarang Tawang

Read Time:2 Minute, 18 Second

 

harfam.co.id, Jakarta Saat menggunakan transportasi umum seperti kereta api, sering kali ditemukan barang-barang milik pelanggan tertinggal di sekitar kereta atau stasiun. Ada beberapa penyebabnya, antara lain karena terburu-buru dan membawa banyak barang bawaan.

Apalagi saat high season, karena banyak orang yang bepergian pada saat tersebut, stasiun menjadi sibuk. Hal ini menyebabkan banyak pelanggan kehilangan ketenangan hingga berujung pada tertinggalnya barang bawaan.

Seperti yang terjadi di Stasiun Bank Jateng Semarang Tawang pada Minggu (4/7), petugas keamanan Stasiun Bank Jateng Semarang Tawang bernama Achmad Hidayatul Ikhsan menemukan tas berwarna coklat milik seorang penumpang yang menunggu di stasiun timur. Saat itu stasiun sedang ramai calon penumpang karena bertepatan dengan periode Idul Fitri 2024/1445 Hijriah.

Jadwalnya, salah satu penumpang KA Sembrani koneksi Semarang Tawang Bank Jateng yang hendak menuju Gambir pada Minggu (7/4) menginformasikan kepada petugas keamanan KA Sembrani bahwa tasnya tertinggal di area Keamanan Semarang. Bank Tawang. Stasiun Jateng

Petugas keamanan KA Sembrani langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Keamanan Stasiun Jateng Bank Tawang Semarang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi dimaksud.

Alhasil, petugas keamanan Stasiun Bank Jateng Semarang Tawang yang biasa disapa Ikhsan berhasil mengamankan barang yang dimaksud, yakni tas berwarna coklat ala Louis Vuitton. Tas tersebut berisi 5 lembar emas ukuran 100 gr, 17 lembar uang asing, charger, kunci, 2 buku stok, dompet berisi kartu, 5 voucher, 2 lembar STNK dan bukti identitas (KTP, SIM) dengan perkiraan nilai 510 juta. . seperempat

Tas beserta isinya segera dikirim ke satpam Stasiun Gambir melalui KA Argo Bromo Anggrek dengan didampingi petugas keamanan KA. Pukul 17.30 WIB barang sampai di pos satpam Stasiun Gambir dan langsung diserahkan kepada pemiliknya.

Pemilik barang tersebut sangat bersyukur KAI menemukan barang berharga miliknya. Ia pun sangat mengapresiasi nilai-nilai integritas yang dimiliki petugas KAI dalam menjalankan tugasnya.

 

Wakil Presiden Humas KAI Joni Martinus mengatakan, bagasi sebenarnya menjadi tanggung jawab penumpang. KAI memberikan beberapa fasilitas keamanan yang memadai, namun hal ini tidak boleh membuat penumpang lengah.

Meski tingkat keamanan yang diberikan KAI baik, namun penumpang tetap harus waspada dan fokus melindungi barang bawaannya, ujarnya.

Pelanggan yang yakin ada barang tertinggal di kereta atau di area stasiun dapat melaporkannya kepada petugas, termasuk kondektur kereta, atau petugas keamanan stasiun, atau contact center KAI 121. Harga produknya tersisa Rp 793,4 juta

Pada masa transit Idul Fitri 2024 pada 31 Maret hingga 8 April 2024, KAI mengembalikan 132 barang temuan kepada pemiliknya senilai Rp793.475.000. Kategori produk antara lain laptop, ponsel, tablet, jam tangan pintar, tas, makanan dan lain-lain.

“Pada masa-masa peak, khususnya masa lalu lintas lebaran, jumlah penumpang meningkat secara signifikan, sehingga sekali lagi kami mengimbau pelanggan untuk tidak berhati-hati, kami juga mengingatkan pelanggan untuk membawa barang bawaan secukupnya dan usahakan menyimpannya di satu tempat, kenapa. misalnya tas kerja atau ransel,” tutupnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Lindelof dan Martinez Cedera, MU Krisis Pertahanan Saat Targetkan Lolos ke Liga Champions
Next post Diblacklist AS, Huawei Diam-diam Danai Harvard Rp16 M per Tahun