Manfaat Kumpul Keluarga Saat Lebaran, Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental

Read Time:3 Minute, 21 Second

harfam.co.id, Idul Fitri di Jakarta menjadi momen penuh makna ketika keluarga berkumpul merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Tradisi kumpul keluarga di hari raya ini menjadi momen yang sangat dinantikan, apalagi karena kehangatan dan kebersamaan yang tercipta.

Salah satu manfaat utama berkumpul bersama keluarga saat Idul Fitri adalah mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga. Saat keluarga berkumpul, ada ruang untuk berbagi cerita, pengalaman, dan kebahagiaan.

“Menghabiskan waktu bersama keluarga merupakan aspek penting dalam kehidupan kita dan dapat berdampak besar pada kesehatan kita. “Menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga bisa menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam hidup,” kata psikoterapis Chandni Tagnait, MD.

Menurut Tugnait, ini bukan hanya tentang tertawa dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan, tapi juga tentang meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Penelitian menunjukkan bahwa hubungan keluarga dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan mental dan emosional. Menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan.

“Dengan meluangkan waktu untuk membangun dan membina hubungan-hubungan penting ini, kita dapat meningkatkan kesejahteraan kita dan memperkuat ikatan yang menghubungkan kita dengan orang-orang yang paling berarti bagi kita,” kata Tuneit.

Seperti dilansir Hindustan Times, Tugnight melaporkan beberapa manfaat fisik yang luar biasa dari menghabiskan waktu bersama keluarga.

Menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan serta meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. Kontak dengan orang-orang terkasih dapat memberikan dukungan emosional dan memungkinkan Anda berbagi pikiran dan perasaan, sehingga dapat membantu mengurangi stres dan mencegah perasaan kesepian. Perkuat hubungan

Menghabiskan waktu bersama membantu memperkuat ikatan antar anggota keluarga dengan meningkatkan kepercayaan, pengertian, dan komunikasi terbuka. Berpartisipasi dalam kegiatan dan berbagi pengalaman dengan keluarga dapat menciptakan kenangan abadi dan memperdalam ikatan emosional. Meningkatkan kecerdasan emosional

Individu dapat mengembangkan kecerdasan emosional yang lebih baik dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, terutama dalam situasi yang menantang secara emosional.

Dengan mengamati dan berpartisipasi dalam dinamika keluarga, seseorang dapat belajar mengelola emosi, berempati dengan orang lain, dan mengomunikasikan perasaan secara efektif, sehingga meningkatkan hubungan pribadi dan keterampilan sosial.

Menghabiskan waktu bersama keluarga dapat membawa kepuasan dan kebahagiaan yang lebih besar. Cinta, dukungan dan dorongan dari anggota keluarga dapat meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri serta menghasilkan pandangan hidup yang lebih positif.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang dengan hubungan keluarga yang kuat lebih bahagia dan puas dengan kehidupan mereka.

“Keluarga dapat membantu mengurangi perasaan kesepian,” kata Dr. Sonal Anand, Psikiater di Rumah Sakit Wockhardt, Mira Road. Jangan merasa sendirian

Kesepian secara bertahap menjadi masalah yang lebih besar setelah epidemi ini. Isolasi sosial dan penghindaran secara real-time menjadi cara hidup yang sangat bertentangan dengan sifat bawaan kita.

Ikatan keluarga yang kuat dan sehat dapat membantu mengatasi tantangan kesepian, khususnya kecemasan dan memenuhi kebutuhan emosional.

Ketika anak-anak tumbuh dewasa, mereka dihadapkan pada pengaruh baik dan buruk. Dengan hubungan yang baik dan bimbingan dari rumah, mereka dapat mengambil keputusan yang lebih baik dan mengembangkan ikatan orangtua-anak yang sehat yang dapat menjadi sumber kegembiraan dan keseimbangan bagi keduanya. Meningkatkan harapan hidup

Menghabiskan waktu bersama keluarga dan membangun ikatan dapat meningkatkan kadar oksitosin dan hormon perasaan baik lainnya di otak. Oksitosin membantu mengurangi stres dan kecemasan, meningkatkan perasaan keterlibatan, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

“Meluangkan waktu untuk orang yang kita kasihi bukan hanya tentang membangun ikatan, tapi juga berdampak besar pada kesehatan kita secara keseluruhan,” kata Jyoti Kapoor, Direktur Pendiri dan Psikiater Senior di Manastali.

Salah satu manfaat utama waktu keluarga adalah dukungan emosional yang diberikannya. Anggota keluarga menyediakan ruang yang aman dan tidak menghakimi untuk berbagi pemikiran, kekhawatiran, dan kegembiraan. Hubungan emosional ini membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan rasa memiliki. Mengembangkan keterampilan komunikasi

Kontak teratur dengan anggota keluarga menciptakan lingkungan yang ideal untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif. Terlibat dalam percakapan dan secara aktif mendengarkan pemikiran dan perspektif satu sama lain akan meningkatkan empati dan pemahaman. Meredakan stres

Menghabiskan waktu bersama keluarga efektif melawan stres. Aktivitas relaksasi seperti menonton film bersama, berjalan-jalan, atau melakukan hobi dapat membantu mengurangi stres.

Dukungan emosional dan tawa bersama selama waktu bersama keluarga melepaskan hormon perasaan senang seperti oksitosin, yang pada gilirannya mengurangi stres dan kecemasan, meningkatkan keadaan tenang dan sejahtera.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kamu Fresh Graduate? Ini Kuota CPNS 2024 di Kemendikbud, Kemenag dan Kemenkes
Next post Kualitas Udara jadi Sorotan Erick Thohir, Ada Apa?