Marc Marquez Bisa Merusak Garasi Ducati Gegara Valentino Rossi

Read Time:2 Minute, 24 Second

harfam.co.id – Selama beberapa musim terakhir, Ducati menjadi motor tercepat di MotoGP. Jadi mereka melakukan segalanya untuk mempertahankan posisi mereka di puncak kompetisi balap raja musim depan.

Salah satunya merekrut Marc Marquez ke tim pabrikan, sedangkan sudah ada Francesco Bagnaia yang merupakan murid setia Valentino Rossi. Tak heran jika kehadiran anak asing akan merusak suasana di garasi Ducati.

Sebelum berduet dengan murid rival lamanya itu, hubungan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia tak harmonis di lintasan. Mereka kerap berkompetisi dan bertarung dengan kemampuannya masing-masing.

Perseteruan MM93 dengan sang juara MotoGP dimulai musim ini, khususnya di Portugal, di mana mereka bertemu dan gagal naik podium karena tergelincir, dan berlanjut hingga saat ini.

Utamanya di Sirkuit Jerez, Spanyol. Sebagai perang gengsi antar negara, Pecco yang berasal dari Italia nampaknya ingin menunjukkan kemampuannya, sehingga berbagai cara pun dilakukan untuk mengalahkan bocah asing di kandangnya.

Murid terbaik Rossi itu disalip oleh MM93, namun kemampuan Desmosedici GP23 kalah bersaing dengan Desmosedici GP24 di lintasan lurus, karena wearpack bocah asing itu begitu gigih hingga terbentur ban depan Pecko saat mengambil tikungan.

Rivalitas sengit keduanya terus berlanjut di MotoGP Prancis, balas dendam Marc Marquez pun terbalas dengan berhasil mempermalukan muridnya Valentino Rossi dengan menyalipnya di lap terakhir hingga finis di posisi ke-2.

Bisa dibayangkan ketika dua matahari berada di bawah payung yang sama. Maka tak heran jika Managing Director Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, khawatir kedua pebalapnya tidak akur musim depan.

Bahkan, pebalap asal Italia itu sombong hingga enggan memberi selamat kepada rekan setimnya untuk musim depan setelah Ducati resmi mengumumkan kepindahannya.

Bahkan melalui Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, Bagnaia sempat khawatir tidak memiliki hubungan baik dengan bocah asing tersebut. Sehingga situasi tersebut bisa merusak suasana di garasi tim merah.

“Jadi yang mengkhawatirkan akan terjadi situasi yang bisa merusak suasana garasi. Ini juga yang menjadi prioritas kami. Kami tidak menyangka kehadiran Marc akan menimbulkan masalah di garasi Ducati,” ujar Tardozzi kepada Cycle World. pada hari Selasa, 18 Juni 2024.

Apalagi jika Valentino Rossi mengunjungi paddock yang biasa ia sambut para siswa terbaik Akademi VR46. Dimana kejadian 10 tahun lalu antara Marquez dan The Doctor belum terselesaikan.

“Memang benar Pecco adalah pilot akademi Valentino Rossi, tapi dia sendiri adalah seorang juara yang solid. Prioritas kami adalah memastikan suasana di garasi tetap serasi seperti sekarang.” dikatakan.

Belum lagi permasalahan para pengikut atau suporter kubu Rossi yang tidak terima dengan kehadiran juara dunia 8 kali itu musim depan. Namun menurutnya, setiap penggemar memiliki arahannya masing-masing, tidak hanya dari sosoknya, tapi juga dari brandnya.

“Kami harus mengatakan bahwa apa yang terjadi di Sepang terjadi hampir 10 tahun yang lalu. Tapi sekali lagi, di olahraga ini, ada penggemar yang mengikuti seorang pembalap dan ada penggemar Ducati yang mengikuti mereknya,” lanjutnya. Oleh karena itu, saya ‘ Pebalap lainnya dipermalukan oleh Marc Marquez di MotoGP Jerman, Marc Marquez memang pantas disebut sebagai makhluk luar angkasa, hal itu terbukti pada MotoGP Jerman di Sirkuit Sachnering tadi malam.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post 3 Teori untuk Nightmares and Daydreams Season 2
Next post Gol Bunuh Diri Wober Menangkan Prancis pada Laga Perdana Euro 2024