Miliarder Carl Icahn Bagikan 3 Tips Jitu Investasi di Pasar Modal

Read Time:1 Minute, 51 Second

harfam.co.id, Jakarta – Investor pasar saham dan eksekutif puncak Icahn Enterprises, Carl Icahn, berbagi tips keuangan yang sering digunakan para miliarder. Menurut Bloomberg Billionaires Index, dermawan Carl Icahn memiliki kekayaan bersih sebesar $6,11 miliar atau sekitar Rp95,68 triliun (Rs 15.659 per dolar AS).

Dikutip dalam The Motley Fool (26/2/2024), Carl Icahn tak ubahnya miliarder lainnya, yakni Warren Buffett. Dia percaya pada beberapa filosofi investasi nilai.

Berikut kutipannya: Belilah saham yang tidak diinginkan orang lain

“Secara umum, Icahn lebih suka berinvestasi pada saham yang harganya tidak sepenuhnya mencerminkan potensi perusahaan. Icahn mengatakan dia berinvestasi di perusahaan ketika ‘tidak ada yang menginginkannya,’” The Motley Fool melaporkan.

Berdasarkan The Motley Fool, tidak seperti Buffett, Icahn “cenderung menjual saham untuk mendapatkan keuntungan begitu pasar menyadari nilai sebenarnya dari perusahaan tersebut.”

“Saya tidak tahu apakah kami sepenuhnya tidak setuju,” kata Icahn dalam wawancara CNBC tahun 2022 tentang Buffett.

“Saya yakin Warren dan saya berada dalam bisnis yang sedikit berbeda. Saya seorang aktivis,” jelas Icahn.

“Saya mencari perusahaan yang sangat undervalued, seperti [Southwest Gas] menurut saya. Ada sesuatu yang bisa saya lakukan. Inilah yang saya sukai.”

Meskipun ia memegang saham untuk jangka panjang, tekniknya berfokus pada perdagangan saham jangka pendek.

Icahn dikenal sebagai aktivis investasi. Investor aktivis ini adalah seseorang yang ingin menguasai perusahaan dengan bergabung dalam dewan direksi.

Hasilnya, mereka melakukan perubahan signifikan terhadap perusahaan sasaran dan mengungkap nilai tersembunyi, menurut Institute of Corporate Finance.

Beberapa dari reformasi ini termasuk menghilangkan divisi yang diyakini akan menghasilkan lebih banyak uang kepada pemegang saham atau menurunkan harga saham, mewajibkan kursi dewan direksi, memecat eksekutif, dan mendukung rencana bisnis tertentu.

“Saya percaya bahwa aktif berdasarkan risiko-imbalan adalah model investasi terbaik,” kata Icahn kepada Bloomberg dalam wawancara pada 21 Februari.

“Alasan mengapa aktivisme berhasil dengan baik adalah karena sayangnya perusahaan publik tidak melakukannya.”

Icahn Enterprises baru-baru ini mengakuisisi empat kursi di JetBlue Airways Corp dan American Electric Power Co, menurut Bloomberg.

Berdasarkan The Motley Fool, bagian dari strategi investasi Icahn adalah “menghindari membeli saham-saham terpanas atau bisnis dengan pertumbuhan tercepat.”

“Perusahaan yang didiskon, diremehkan, atau dilupakan sering kali merupakan permata yang sulit ditemukan. Membeli bisnis yang stabil dengan harga wajar dapat menghasilkan keuntungan besar bagi investor yang sabar,” kata The Motley Fool.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Potret 6 Artis Rayakan Nyepi 2024, Mahalini Raharja Ditemani Rizky Febian
Next post Gregoria Cetak Sejarah, PBSI Klaim Pembinaan Berjalan Baik