Sejarah Isra Miraj, Kisah Nabi Muhammad Menerima Perintah Sholat 5 Waktu

Read Time:2 Minute, 16 Second

harfam.co.id – Isra Mi’raj adalah perjalanan dua bagian yang dilakukan Muhammad (damai dan berkah Allah besertanya) hanya dalam satu malam dia) diperintahkan untuk shalat lima waktu dia

Senin, 5 Februari 2024 Laporan Wikipedia, menurut Allamah al-Mansurfouri, Israa Makiraj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 dan terkenal. Namun Syekh Shafiur Rehman Al Mubarakfouri menolak pandangan ini dan mengatakan bahwa Hazrat Khadijah radhiyallahu ‘anhu meninggal dua bulan setelah tahun ke 10 Rasulullah, yaitu dua bulan setelah bulan Rajab, dan pada waktu shalat. tidak wajib. Lima kali sehari

Merupakan perjalanan semalam dari Masjid Agung Muhammad di Israa, Mekah ke Masjid al-Aqsa atau Bayt al-Maqdis, Yerusalem, Palestina. Jarak Makkah ke Yerusalem sekitar 1.239 km, perjalanan dengan kuda atau unta memakan waktu hingga satu bulan dalam kondisi normal.

Sedangkan kenaikan merupakan puncak peristiwa Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan 7 langit dari Bait al-Maqdis ke Sidra Al Manta di Yerusalem. Hazrat Jibreel (saw) meminta untuk membuka gerbang surga, dan gerbang itu dibuka dan dia bertemu Hazrat Adam. Hazrat Adam (saw) menyambut kedatangan Nabi (saw) dan menegakkan kenabiannya. Saat itu, Allah Ta’ala memperlihatkan ruh orang syahid di sisi kanan dan ruh orang celaka di sisi kiri.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke surga kedua di mana Nabi Muhammad (saw) bertemu Yahya (saw) dan Yesus (saw). Kedua belah pihak memberi hormat. Kedua Nabi menetapkan nubuatan mereka seperti Nabi Adam sebelumnya, saw.

Hazrat Muhammad (saw) bertemu Hazrat Yusuf (saw) di surga ketiga. Kebetulan kedua belah pihak saling menyapa. Setiap nabi menunjuk sebuah nubuatan. Di langit keempat, kelima dan keenam, Nabi Muhammad (saw) bertemu Hazrat Idris (saw), Hazrat Haroon (saw) dan Hazrat Musa (saw). Ketika dia mencapai langit ketujuh, yang disambut oleh Nabi Suci, damai dan berkah Allah besertanya, adalah Hazrat Ibrahim, saw.

Setelah itu, mereka membawa Rasulullah (damai dan berkah Allah besertanya) ke Sidra al-Mantah dan Batul al-Ma’mur. Perjalanan berlanjut hingga jarak dari Penguasa Alam hanya tinggal dua busur

Muhammad (saw) menerima perintah bagi umat Islam untuk berdoa dari Allahabad. Awalnya 50 kali sehari, namun setiap kali Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) turun, Musa (saw) mengingatkannya bahwa jumlahnya jauh lebih banyak. Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) dimintai ampun untuk sisa 5 rakaat siang dan malam.

Tempat terakhir bagi manusia, yaitu Surga dan Neraka, ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW. Begitu pula dengan Gua Ashbul, atas perintah Allah, penghuni gua tersebut tertidur selama 300 tahun.

Bedanya, para penghuni gua melakukan perjalanan 300 tahun ke depan, bukan ke saat mereka pertama kali tertidur, ketika Nabi Muhammad (saw) melakukan perjalanan menuju hari kiamat dan kembali ke zamannya sendiri. Peristiwa ini merupakan tanda kekuasaan Tuhan kepada manusia yang waktunya tidak menentu.Menteri Dalam Negeri Tito Kornavin mengatakan, Pilkada Serentak tahun 2024 akan menjadi tanggal baru bagi Indonesia. harfam.co.id.co.id 9 Juli 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Ini Alasan Astra Honda Dorong Elektrifikasi di Festival Vokasi Satu Hati 2024
Next post Gudang Peluru Bekasi Meledak, Begini Kondisi Listrik di Wilayah Sekitar