Stok Beras Bulog Tembus 1,8 Juta Ton, Prioritas Penyerapan Dalam Negeri

Read Time:1 Minute, 14 Second

harfam.co.id, JAKARTA – Bulog punya stok beras sebanyak 1,8 juta ton. Untuk menjaga stok tersebut, Bulog tetap memprioritaskan pembelian gabah dan beras lokal saat panen raya.

Pada pertengahan Juni 2024, hampir 700.000 ton produksi dilakukan oleh petani lokal. Bulog juga memenuhi kewajiban pemerintah dengan membeli beras dari luar negeri. Bulog mendapat penugasan impor setelah izin impor keluar sebesar 3,6 juta.

Bulog mengimpor dua juta ton melalui 26 pelabuhan di seluruh Indonesia, dengan preferensi pada pelabuhan di luar pusat produksi.

“Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan utama dan terbesar di Indonesia juga menjadi salah satu pintu masuknya beras impor. Sejak awal tahun hingga 2024 Sejak Mei, puluhan kapal dengan total sekitar 490.000 ton beras berhasil diturunkan di Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dalam siaran persnya, Rabu (12/ 06/2024).

Bayu meyakinkan, pembongkaran sejauh ini berjalan lancar. Pada bulan Januari hingga Maret terjadi proses bongkar muat kapal yang memakan waktu cukup lama karena curah hujan yang masih tinggi. Namun proses pembongkaran sudah selesai.

Beberapa masalah kelambatan juga telah diperbaiki. Jadi saat ini tidak ada antrian di pelabuhan Tanjung Priok untuk kapal beras atau di gudang Jakarta untuk truk beras. Bulog, jelas Bayu, saat ini fokus pada upaya penyerapan gabah/beras petani lokal, penyaluran bantuan pangan dan SPHP secara rutin, serta persiapan menyambut Idul Adha.

Bulog kembali mendapat tugas tambahan untuk menyalurkan bantuan pangan beras selama tiga bulan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat setiap bulannya di seluruh Indonesia, kata Bayu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Ferrari Kuasai Daftar Mobil Klasik Termahal Tahun 2023
Next post Riset Beberkan Tanda-tanda Jelang Kematian yang Pasti Dialami Manusia