Universitas Brawijaya Masuk 100 Kampus Dunia Berkontribusi Atasi Kelaparan Global

Read Time:1 Minute, 18 Second

MALANG – Universitas Brawijaya (UB) masuk dalam peringkat 100 perguruan tinggi dunia yang berkontribusi dalam pemberantasan kelaparan di dunia. Pencapaian ini berdasarkan Times Higher Education (THE) Impact Ranking Perguruan Tinggi untuk SDG 2: Zero Hunger.

Pemeringkatan ini dipublikasikan di https://www.timehighereducation.com pada Juni 2024. UB berada pada peringkat 80 dari 803 perguruan tinggi dari 96 negara.

Baca juga: 10 Perguruan Tinggi Indonesia Terbaik Dunia dalam THE Impact Rankings 2024

Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai upaya UB di bidang ketahanan pangan. UB aktif dalam pengembangan teknologi pertanian berkelanjutan, dengan tujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan efisiensi penggunaan sumber daya alam.

Wakil Rektor Universitas Brawijaya Bidang Akademik prof. Imam Santoso mengatakan penelitian inovatif yang dilakukan meliputi penciptaan varietas tanaman tahan hama, teknik irigasi modern, dan pengelolaan lahan ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan solusi pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk mengatasi tantangan produksi pangan.

Baca Juga: Universitas Bakrie Masuk 20 Besar Kampus Nasional Tahun 2024

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Imam Santoso, Selasa (25/06/2024), “UB juga melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan petani lokal. Program tersebut antara lain pelatihan praktik pertanian berkelanjutan dan pemberian akses terhadap teknologi dan pengetahuan baru.” . . ).

Contoh konkritnya adalah pemetaan pengkajian hasil pertanian dan sistem irigasi di Desa Kedungrejo, Kabupaten Pakis. Melalui forum diskusi dengan warga dan tokoh masyarakat setempat, UB bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian lokal.

Baca Juga: 19 Jurusan Teknik Elektro Terbaik di Indonesia Menurut THE WUR 2024, UI dan Unair Pimpin

Pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak baik pemerintah, swasta, dan LSM untuk mengatasi masalah kelaparan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Mobil Ini Bikin Ratusan Karyawan Apple Dipecat
Next post  5 Fakta Mengejutkan di Balik Perceraian Kurnia Meiga, Mantan Kiper Timnas Indonesia