3 Teori untuk Nightmares and Daydreams Season 2

Read Time:2 Minute, 18 Second

JAKARTA – Serial Nightmares and Daydreams dari Netflix berakhir dengan open ending yang menandakan sangat terbuka kemungkinan ceritanya akan berlanjut hingga season 2.

Peringatan: artikel ini mengandung spoiler

Seri Nightmares and Daydreams diakhiri dengan kemunculan tim Antibodi yang misinya mencegah Agarthan mendominasi dunia yang dihuni. Namun tim ini hanya berhasil mengeliminasi anak buah Agarthan.

Makhluk Agartha yang hidup di perut bumi yang disebut Agartha masih belum bisa dikalahkan. Selain itu, Valdya (Asmara Abigail) juga merupakan anggota Antibodi yang baru saja direkrut untuk melawan Agarthan.

Apakah ada musim kedua mimpi buruk dan lamunan?

Pada acara meja bundar Nightmares and Daydreams, Kamis (13/6) di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, produser eksekutif sekaligus pencipta serial ini, Joko Anwar, mengatakan pihaknya sudah memiliki rencana untuk membuat kelanjutan ceritanya.

Insya Allah semoga dari saya ya, tapi mungkin nanti (menunggu keputusan Netflix), kata Joko.

Dengan tanggapan Joko, maka dapat dipastikan dari sudut pandang pencipta Mimpi Buruk dan Lamunan akan terus berlanjut. Namun kepastian serial ini akan menghasilkan season kedua bergantung pada respon dan antusiasme penonton, serta perhitungan Netflix.

Lalu bagaimana jika season kedua benar-benar diproduksi dan disiarkan? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Di bawah ini adalah hipotesis yang dapat diajukan.

Teori cerita untuk seri Nightmares dan Daydreams, musim 2

1. Syafin adalah tokoh antagonis utama

Foto: Netflix

Syafin (Faqih Alaydrus) adalah anak yatim piatu di episode 2: Si Yatim Piatu. Ia merupakan anak angkat dari pasangan Iyos (Yoga Pratama) dan Ipah (Nirina Zubir).

Syafin adalah ‘anak ajaib’ yang bisa membuat orang tua angkatnya yang miskin menjadi kaya hanya dalam waktu enam hari. Tetapi pada hari ketujuh orang tuamu akan meninggal.

Mengingat Syafin merupakan karakter yang muncul di setting saat ini (2024), maka Agarthan kemungkinan besar akan menjadi antagonis utama di Nightmares and Daydreams season 2.

Harus diingat bahwa orang-orang Agartha dari chapter 1 dan 7 yang melakukan ritual tersebut dimusnahkan oleh tim Antibodi. Namun Agathan belum juga hancur.

Lebih lanjut, penting untuk digarisbawahi bahwa di akhir episode 1, ketika Agarthan terbakar dan menghancurkan panti jompo, adegan terakhir menunjukkan sebuah tangan dengan empat jari keluar dari gundukan tanah. Syafin juga hanya punya empat jari.

Selanjutnya jarak antara tahun 2015 (setting episode 1) dan tahun 2024 (episode 2 saat Syafin muncul) adalah sembilan tahun. Hampir seumuran dengan Syafin di episode 2.

Teorinya, Syafin adalah reinkarnasi atau personifikasi Agarthan yang dibakar di episode 1. Artinya Syafin adalah “bos terakhir” para Agarthan yang akan dilawan Antibodi di season 2.

2. Status Dua Ipah, Ibu Angkat Syafin

Foto: Netflix

Yang menarik juga untuk diketahui adalah nasib Ipah (Nirina Zubir), ibu angkat Syafin. Di akhir episode 2, Ipah bunuh diri dengan pisau.

Namun Syafin yang tidak ingin Ipa mati, tampak meletakkan tangannya di dada Ipah dan dari sana muncul cahaya. Penonton kemudian mendengar teriakan panjang yang mirip dengan teriakan Agarthan di episode 5: The Other Side.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post WCIJ, Sekolah Asal Inggris Pertama Buka di Jakarta
Next post Marc Marquez Bisa Merusak Garasi Ducati Gegara Valentino Rossi