Bos Honda Bertemu Nissan, Bahas Isu Penting

Read Time:1 Minute, 32 Second

Tokyo, 20 Maret 2024 – Honda Motor Corporation dan Nissan Motor Company baru-baru ini mengumumkan kemitraan untuk mengembangkan kendaraan listrik di Jepang.

Kemitraan ini bertujuan untuk mempercepat langkah menuju netralitas karbon dan mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas dengan mengembangkan teknologi keselamatan yang canggih.

Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup penelitian dan kajian terhadap aplikasi otomotif, komponen utama terkait kendaraan listrik, dan berbagai produk lainnya.

Honda memiliki visi global untuk mencapai netralitas karbon untuk seluruh produk dan operasional perusahaan pada tahun 2050. Untuk mewujudkan ide tersebut, Honda berencana memproduksi hingga 30 mobil listrik di seluruh dunia pada tahun 2030, dengan volume produksi 2 juta unit per tahun.

Presiden dan Perwakilan Direktur Honda Toshihiro Mibe mengatakan pihaknya akan menjajaki kemungkinan kerja sama antara Nissan dan Honda.

“Kriteria penelitian kami adalah apakah sinergi teknologi dan pengetahuan yang dikembangkan perusahaan akan memungkinkan kami menjadi pemimpin industri dengan menciptakan nilai baru bagi industri otomotif,” demikian keterangan resmi harfam.co.id Automotive.

Sementara itu, Presiden dan CEO Nissan Makoto Uchida mengatakan penting untuk mencapai kesepakatan berdasarkan pemahaman, bahwa Honda dan Nissan menghadapi masalah serupa.

“Kami menantikan diskusi dan upaya lebih lanjut untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan demi pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

Di Indonesia sendiri, Honda memasuki era elektrifikasi dengan meluncurkan dua produk hybrid, All New Honda CR-V RS e:HEV dan All New Honda Accord RS e:HEV.

Sementara mobil listrik Honda sudah memasuki tahap penelitian dan implementasi yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia dan Pertamina.

Kemitraan antara Honda dan Nissan diharapkan dapat menghasilkan teknologi dan produk kendaraan listrik yang lebih inovatif dan efisien. Hal ini juga dapat membantu mempercepat transisi ke mobil listrik di Jepang dan di seluruh dunia. Marah karena anaknya membeli mobil alih-alih meminjamnya, kenapa SYL tidak mengembalikannya? Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku sibuk memikirkan pengembalian Innova Venturer yang dibelikan Panji untuknya. harfam.co.id.co.id 24 Juni 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post UTBK 2024 Dimulai, Ketua Umum SNPMB: Kehadiran Peserta Mencapai 99 Persen
Next post Bintang My Demon Kim Yoo Jung Donasikan Rp1,1 Miliar untuk Bantu Pengobatan Kanker pada Anak