Persaingan dalam menjalankan usaha / bisnis ada hal yang harus dihadapi. Hal ini dikarenakan banyaknya pengusaha baru dengan tren bisnis baru seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi, baik dalam bentuk persaingan sehat hingga persaingan tidak sehat. Namun jika dilihat dari sisi positifnya, justru persainganlah yang membuat bisnis kita semakin kuat dan berkembang. Semakin sengit persaingan dalam bisnis, kita dipaksa untuk berpikir lebih kuat dan lebih kreatif mengeluarkan ide dalam menjalankan bisnis.

Kunci pertama, jangan menjalankan bisnis karena kita menyukai produk tertentu atau sesuai selera kita. Tetapi tawarkanlah produk yang dibutuhkan oleh orang banyak sesuai selera pasar, karena tujuan kita adalah memiliki bisnis yang aman, bertumbuh dan berkelanjutan. Hal penting berikutnya adalah sebuah rencana bisnis yang sangat matang dengan segala aspek perencanaan internal, eksternal perusahaan, target pasar, serta produk apa yang akan kita jual yang meliputi apa, mengapa, bagaimana, kapan, dimana dan siapa pembelinya.

Pentingnya Business Plan

Business Plan adalah rencana tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan semua unsur yang relevan, baik internal maupun eksternal, mengenai perusahaan untuk memulai usaha. Isinya meliputi pemasaran, permodalan, operasional, dan sumber daya manusia. Bahkan tidak adanya business plan merupakan salah satu dari enam kekeliruan yang dilakukan pemilik bisnis, yang mengakibatkan 80% usaha gagal dan 96% usaha gagal sebelum tahun ke-10.

Sisanya?

  1. Pendapatan turun naik yang diakibatkan tidak adanya standarisasi pekerjaan.
  2. Tidak adanya ide yang brilian untuk membuat strategi dan menciptakan produk yang bisa diterima dengan baik dan bisa bertahan dengan semakin pesatnya persaingan bisnis.
  3. Tim yang tidak peduli terhadap pekerjaan dan tanggung jawabnya.
  4. Tidak adanya laporan yang akurat sehingga tidak bisa menentukan langkah apa yang akan diambil untuk perbaikan.
  5. Tidak tercapainya target karena kurang perencanaan dan strategi yang terstruktur.

Hubungan dengan sekitar
Anda tentu pernah mendengar istilah “win – win solution”. Cara ini memang baik untuk menyelesaikan masalah. Tetapi untuk menjalankan bisnis jangka panjang, win-win solution saja tidak cukup. Boleh jadi pemilik bisnis dan pelanggan sama-sama menang; pemilik bisnis mendapat banyak untung, pelanggan mendapat banyak manfaat, namun bagaimana dengan lingkungan dan alam sekitar Anda?

Jika pemilik bisnis dan pelanggan mendapat untung dan manfaat namun lingkungan tidak menerima, bisnis yang dilakukan akan terhambat oleh lingkungan sekitar, alias tidak dapat bertahan lama. Untuk itulah bisnis harus dijalankan dengan tetap memperhatikan faktor lingkungan dan alam sekitar. Masih berkaitan dengan lingkungan sekitar, hal penting selanjutnya adalah hubungan dengan orang lain. Bila kita bertanya kepada pebisnis yang kaya dan sukses tentang perjalanan bisnisnya, hampir semua menyebutkan betapa pentingnya kemampuan menjaga hubungan. Tidak hanya kepada mitra, tetapi juga karyawan, pelanggan, dan lingkungan di mana mereka berada. Sebagus apapun perusahaannya, jika pemiliknya tidak menjaga hubungan dengan orang lain, cepat atau lambat perusahaannya akan jatuh. Ini adalah kunci paling penting dalam menjaga kelangsungan bisnis agar tetap kuat dalam persaingan.

Harfam adalah sebuah contoh konkret yang berhasil dalam menjaga hubungan baik. Bergerak di bidang penanaman hutan Jati dengan potensial keuntungan yang cukup besar, perusahaan yang berlokasi di Jawa Timur ini menyerap tenaga kerja sekitar lebih dari 1200 pekerja dan juga memiliki fungsi lingkungan yang tak kalah penting. Bibit Jati yang digunakan Harfam merupakan bibit unggul hasil kerjasama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) yang memiliki perakaran multi tunggang sehingga lebih kokoh,berbatang lebih lurus dan memiliki pertumbuhan yang jauh lebih cepat (8 tahun panen) dibanding bibit Jati alam.

Pontensi keuntungan yang dihasilkan dari bisnis ini mencapai 18 miliar per hektar dengan ROI per tahun mencapai 68% per tahun. Selain itu, Harfam memberikan garansi pertumbuhan pohon. Hai ini berarti jika sejak umur pertama pertumbuhan tidak sesuai dengan standar, maka investasi Anda akan kami kembalikan. Dengan jaminan itu, ditambah potensi ROI tinggi serta keuntungan pada 3 aspek (people, planet, profit) maka sangat disayangkan untuk Anda lewatkan. Saatnya Anda memilih dengan cerdas bisnis yang bukan sekedar bisnis. Harfam : Nurturing Future

Jika Anda masih ingin menanyakan mengenai Harfam, Anda dapat menghubungi mitra care kami di nomor (031) 5348740 atau datang ke kantor kami dengan alamat;

Harfam Surabaya (Pusat)
Intiland Tower lantai 3 suite 5b
Jalan Panglima Sudirman 101 – 103, Surabaya
Tlp. 031 5460619

Harfam Jakarta (Cabang)
Manggala Wanabakti Blok IV lantai 8, Wing B No: 814
Jalan Gatot Subroto Senayan, Jakarta Pusat
Tlp. 021 5747056

HARFAM Bondowoso
Kopral Murin No. 09 RT. 30 RW. VIII
Bondowoso 68291
Telp : (0332) 420 714
Fax : (0332) 433 052

Harfam Denpasar (Cabang)
Jalan Jayagiri No: 9C, Renon Denpasar
Tlp. 0361 8491700
Kami akan dengan senang hati menjawab kekhawatiran Anda, karena kami memang berkomitmen bekerja bersama Anda untuk membangun masa depan yang lebih baik.